Any comments? send it to rezdy.tofan.bhaskara@gmail.com / Vous avez un commentaire? Envoyez-le à rezdy.tofan.bhaskara@gmail.com Langkah-Langkahku yang tersurat

Langkah-Langkahku yang tersurat

May 28, 2011

baik,,, sekarang sudah malam… nous sommes le 28 mai 2011.. hadehhh

Filed under: Curahan Hati

waktu ujian blok 4 sudah dekat, hadehhh aku semakin bingung aja nih… mana bahannya banyak banget… mulai dari dasar embriologi, genetika, neonatologi, tumbuh kembang anak dan remaja, farmakoterapi, rehabilitasi medik, kasus neurologi, dll.. -___-"… doakan ya teman!

May 7, 2011

Pancasila di tengah Pergumulan Ideologi Global (Kajian Ideologi Liberalisme dan Kapitalisme terhadap Pancasila)

Filed under: Artikel Umum

BAB I

LATAR BELAKANG

 

Pada era globalisasi ini, telah banyak ideologi yang berkembang di dunia. Beberapa diantaranya ideologi Liberalisme, ideologi kapitalisme yang ternyata memiliki beberapa ketidaksesuaian dengan ideologi Pancasila (penjelasan lebih lanjut pada bab pembahasan).

 Liberalisme dipandang sebagai sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama. Coba kita melihat pada zaman sekarang, semakin berkembangnya liberalisme (kebebasan), sekulerisme (pemisahan kehidupan dari agama dan merupakan akibat dari ideologi liberalisme), semakin memperburuk sistem pergaulan yang ada sekarang ini. Liberalisme menambah suatu keparahan yaitu mengatasnamakan HAM untuk mengatasi berbagai masalah.

            Suatu kebebasan yang tidak ada aturannya seperti kaidah yang dipertemukan oleh Sukarna(1982:dalam Wikipedia) akan menjadikan negara yang tidak ada aturan dalam kehidupan liberalisme.

            Liberalisme yang menonjolkan sisi individualisme telah memberi dampak pada problematika sosial. Individualisme adalah kepentingan terhadap diri sendiri(hak individu atau kebebasan individu)seperti kehidupan yang semakin tidak peduli kepada orang lain. Individualisme secara langsung akan membawa kepada kasus-kasus yang negatif, contohnya, tindakan kekerasan pada anak-anak, perlakuan semena-mena terhadap kaum wanita, angka kemiskinan dan pergaulan bebas yang meningkat merupakan bukti ideologi liberalisme semakin memburuk (akibat perluasan dari Ideologi Liberalisme). Tetapi tidak semua kasus liberalisme itu membawa kepada kesan negatif sebagai bukti,terdapat dalam buku karangan Kaelan(2009:144) bahwa, negara memberi kebebasan kepada warganya untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing. Namun negara liberal juga diberi kebebasan untuk anti  terhadap tuhan atau atheis. Bahkan mereka diberi kebebasan untuk menilai dan mengkritik agama.

 

Ideologi yang kedua adalah Kapitalisme atau Kapital adalah suatu paham yang meyakini bahwa modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut,maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama,tapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi. Dari perspektif filosofi, kapitalisme adalah salah satu pola pandang manusia dalam segala kegiatan ekonominya. Kritik keberadaan kapitalis sebagai suatu bentuk penindasan terhadap masyarakat kelas bawah adalah salah satu faktor yang menyebabkan aliran ini dikritik. Pada kasus yang ada di masyarakat kalangan atas terdapat penanaman modal yang cenderung meningkat. Sehingga, keadaan perekonomian dalam kota cenderung berkembang secara semu. Semu disini maksudnya hanya berlaku pada kalangan tertentu dan tidak merata.

Ideologi Pancasila merupakan ideologi yang dianut bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945. Adalah rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan karena setiap sila dalam pancasila berhubungan dengan empat sila lainnya dan kedudukan dari masing-masing sila tersebut tidak dapat ditukar tempatnya. Hal ini sesuai dengan susunan sila yang bersifat sistematis-hierarkis, Namun saat ini, semakin derasnya pengaruh bermacam – macam ideologi dengan segala kekurangan dan kelebihannya ternyata memberi kekhawatiran tersendiri bagi kemurnian ideologi kita, ideologi pancasila. Negara Indonesia sendiri mengakui adanya ideologi lain, namun bukan untuk menyerap dan mengadopsi nilai yang terkandung dalam ideologi tersebut. Karena Indonesia hanya cocok dengan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia yang mampu menampung keadaan pluralistik masyarakat Indonesia yang beranekaragam suku, agama, ras dan golongan.

 

 

 

 

 

 

 

RUMUSAN MASALAH

a.       Apakah arti dari Ideologi Pancasila?

b.      Apakah ideologi liberalisme?

c.       Apakah ideologi Kapitalisme?

d.      Bagaimanakah hubungan pancasila dengan ideologi liberalisme?

e.       Bagaimanakah hubungan Pancasila dengan Ideologi Kapitalisme?

f.       Bagaimanakah peningkatan eksistensi dari Pancasila dengan Ideologi lainnya?

g.      Bagaimana kesesuaian pancasila dengan dasar negara dan landasan teorinya?

TUJUAN

1.      Untuk mengetahui definisi Ideologi Pancasila

2.      Untuk mengetahui definisi Ideologi Liberalisme

3.      Untuk mengetahui definisi Ideologi Kapitalisme

4.      Untuk mengetahui hubungan pancasila dengan Ideologi Liberalisme

5.      Untuk mengetahui hubungan Pancasila dengan Ideologi Kapitalisme

6.      Untuk mengetahui peningkatan eksistensi dari Pancasila dengan Ideologi lainnya.

7.      Untuk mengetahui kesesuaian Pancasila dengan dasar negara serta landasan teori terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

MAKNA IDEOLOGI PANCASILA

Menurut Efriza (2009:80),  ideologi mengacu pada sistem gagasan yang dapat digunakan untuk merasionalisasikan, memberi teguran, serta menjelaskan keyakinan. Seperti pada pancasila sebagai ideologi negara, dalam merasionalkan hal yang empirik dengan melihat kausa materialis dari pancasila. Hal yang dimaksud disini adalah melihat nilai-nilai religius, nilai adat-istiadat, nilai-nilai ketimuran (efriza dalam buku ilmu politik), telah tercermin sebelum masyarakat indonesia membentuk suatu negara (Kaelan, 2010). Pada pancasila sebagai teguran, hal yang disini dimaksud adalah memberi teguran berupa dasar teori dari setiap sila yang dipunyai oleh pancasila. Pancasila digunakan sebagai menjelaskan keyakinan bahwa, pancasila sudah seharusnya diyakini karena dengan berbagai teori sudah menjelaskan, seperti teori kausa materialis (bahan), kausa formalis (bentuk), kausa efisien (karya), kausa finalis (karya).

Ideologi tidaklah sama dengan sebuah ide atau suatu konsep pendapat. Melainkan, ideologi lebih bersifat suatu rangkaian ide yang satu sama lainnya secara logis memiliki keterkaitan. Menurut Roy C. Macridis (dalam Buku Ilmu Politik oleh Efriza), ada empat kriteria untuk membedakan antara ide dan ideologi, dan bila tidak termasuk dari empat kriteria ini maka tidak bisa digolongkan sebagai ideologi yaitu:

1.      Comprehensiveness, suatu kriteria yan memenuhi syarat menyeluruh dan luas.

Hal ini sudah sesuai dengan pancasila dengan adanya bukti secara langsung dan tidak langsung. Melalui bukti secara langsung menurut notonagoro, yang sesuai adalah kausa finalis (asal mula tujuan) pancasila dirumuskan dan dibahas dalam sidang-sidang para pendiri negara, tujuannya adalah untuk dijadikan sebagai dasar negara. Oleh karena itu adalah para anggota BPUPKI dan PPKI merumuskan pancasila sebagai dasar negara. Hal ini juga telah dibuktikan dengan kausa materialis, yaitu sebagai asala dari nilai-nilai pancasila, sehingga pancasila pada hakikatnya digali dari bangsa indonesia yang kemudian dijadikan pandangan hidup oleh seluruh masyarakat Indonesia.

2.      Pervasivenss, suatu rangkain ide yang secara khusus yang tidak hanya dikenal sebagai suatu ideologi selama ini, akan tetapi juga telah membentuk keyakinan dan sikap politik dari banyak orang. Ideologi ini telah mempengaruhi secara luas anggota masyarakat dan merembes melebar ke pelbagai lapisan masyarakat. Untuk membentuk masyarakat yang madani, diperlukan nilai-nilai luhur dari sebuah pancasila. Dengan mengingat sila pertama dari pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa yang mengajarkan nilai-nilai moral, nilai-nilai religius, serta etiket. Diharapkan dengan berpedoman dengan sila pertama (sebagai contoh) kita dapat meresapi bagaimana sikap dari nilai religius dapat diimplikasikan kepada masyarakat.

3.      Extensiveness, kriteria ini menekankan bahwa suatu ideologi menurut paham politik merupakan suatu rangkaian ide yang diikuti oleh banyak orang, dalam memainkan peranan yang amat menonjol dalam pencaturan politik bangsa. Dalam berpolitik, para dewan majelis seperti DPR, MPR, harus menggunakan pancasila sebagai etik politik. Etik politik yang mengacu pada setiap sila yang terdapa dalam pancasila.

4.      Intesiveness, kriteria ini menekankan bahwa suatu ideologi menurut perspektif politik adalah suatu rangkaian ide yang bisa memberikan suatu komitmen yang kuat bagi pengikut setianya. Dengan mengacu pada pancasila, serta terdapat derivasi dari pancasila yang bisa berupa undang-undang, maka pancasila juga memiliki tujuan agar ide yang dicetuskan dari bangsa Indonesia sendiri menjadi sebuah impian yang dapat membuat sebuah komitmen bagi pelaku politik. Tujuan negara yang dimaksud adalah: Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial dijiwai Pancasila itu sendiri.

LIBERALISME

Semuanya berawal  dengan revolusi industri di Inggris yang mengubah pola pikir dengan menganut paham liberalisme. Paham ini berakar dari rasionalisme, yaitu paham yang meletakkan rasio sebagai sumber kebenaran tertinggi,  materialisme yang meletakkan materi sebagai nilai tertinggi, empirisme yang mendasarkan atas kebenaran fakta empiris (yang dapat ditangkap dengan panca indera manusia), serta individualisme yang meletakkan nilai dan kebebasan individu sebagai nilai tertinggi dalam kehidupan masyarakat dan negara.

Berpangkal dari dasar ontologis bahwa manusia pada hakikatnya adalah sebagai makhluk individu yang bebas. Manusia menurut paham liberalisme memandang bahwa manusia sebagai manusia pribadi yang utuh dan lengkap dan terlepas dari manusia lainnya. Manusia sebagai individu  memiliki potensi dan senantiasa berjuang untuk dirinya sendiri. Dalam pengertian inilah maka dalam hidup bersama akan menyimpan potensi konflik, manusia akan menjadi ancaman bagi manusia lainnya yang menurut istilah Hobbes disebut “homo homini lupus”, sehingga manusia harus membuat suatu perlindungan bersama. Atas dasar kepentingan bersama. Negara menurut liberalisme harus tetap menjamin kebebasan individu, dan untuk itu maka manusia secara bersama-sama mengantur negara. Liberalisme tetap pada suatu prinsip bahwa rakyat adalah merupakan ikatan-ikatan dari individu-individu yang bebas, dan ikatan hukumlah yang mendasari kehidupan bersama dalam negara. 

Kebebasan individual sering diatasnamakan dalam ideologi ini. Rasio merupakan hakikat tingkatan tertinggi dalam negara, sehingga dimungkinkan akan berkedudukan lebih tinggi daripada nilai religius. Pemahaman atas eksistensi rakyat dalam suatu negara inilah yang merupakan sumber perbedaan konsep, antara lain terdapat konsep yang menekankan bahwa rakyat adalah sebagai suatu kesatuan integral dari elemen-elemen yang menyusun negara.

Menurut Sukarna (dalam Wikipedia pada Buku Studi Ilmu Politik) menyatakan bahwa, “Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama”.

Menurut Soeryanto, Negara liberal hakikatnya mendasarkan pada kebebasan individu. Negara adalah merupakan alat atau saran individu, sehingga masalah agama dalam negara sangat ditentukan oleh kebebasan individu. Paham liberalisme dalam pertumbuhannya sangat diperngaruhi oleh paham rasionalisme yang mendasarkan atas kebenaran rasio. Materialisme yang mendasarkan atas hakikat materi, empirisme yang mendasarkan atas kebenaran pengalaman indra serta individualisme yang mendasarkan atas kebebasan individu.

Nilai-nilai agama dalam negara dipisahkan dan dibedakan dengan negara, keputusan dan ketentuan kenegaraan terutama peraturan perundang-undangan sangat ditentukan oleh kesepakatan individu-individu sebagai warga negaranya. Walaupun ketentuan tersebut bertentangan dengan norma-norma agama.

Menurut Efriza (2009:93), gagasan liberalisme menjadi ideologi politik yang dominan di dunia barat. Liberalisme adalah sebuah doktrin yang maknanya semangat individualisme. Setiap individu dihargai kebebasannya dalam ekonomi, politik, hukum, budaya dalam suatu negara, yang dikemas dalam istilah kebebasan, kemerdekaan dan persamaan.Dalam pemikiran ini sebuah masyarakat yang terbaik adalah memungkinkan individu mengembangkan kemampuan individu sepenuhnya. Dalam masyarakat yang baik semua individu harus dapat mengembangkan pikiran dan bakatnya. Hal ini mengharuskan para individu untuk bertanggungjawab atas tindakannya, dan tidak menyuruh seseorang melakukan sesuatu untuknya atau seseorang untuk mengatakan apa yang harus dilakukan. Ideologi liberal juga menekankan bahwa seseorang yang bertindak atas tanggungjawab sendiri dapat mengembangkan kemampuan bertindak.

Dengan adanya pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa, sebagai bangsa Indonesia kita harus mandiri melakukan tindakan kita dengan memikirkan segala konsekuensi yang ada.

Ideologi liberalisme tidak sepenuhnya salah dan sememangnya ada yang bertentangan dengan pancasila, menurut Puntsch (dalam buku Ilmu politik oleh Efriza), ada beberapa nilai-nilai liberalisme yaitu:

1.      Bertindak secara rasional

2.      Tanggung jawab, merupakan dasar kewajiban masing-masing pada masyarakat umum dan membatasi hak-hak dirinya terhadap maupun di dalam masyarakat itu.

3.      Mewujudkan diri sendiri, berarti pengembangan kepribadian. Pengembangan bakat dan pengembangan kemampuan keterampilan dan cara bertindak.

4.      Hak untuk menentukan sendiri, adalah cara dan tindakan dalam rangka mempertahankan kebebasan itu.

5.      Turut menentukan, manusia itu bukan hanya menjadi makhluk yang berdiri sendiri, tetapi ia sekaligus menjadi anggota berbagai perkumpulan.

6.      Toleransi, berarti mengakui hak menentukan sendiri dan hak turut menentukan yang dimiliki oleh orang lain, atau menghormati kebebasan bersama.

7.      Menyeimbangkan, kesempatan-kesempatan kewajiban untuk mengurangi perbedaan dalam kondisi kehidupan, untuk menyamaratakan kesempatan.

8.      Pertolongan agar bisa menolong diri sendri. Ingin menolong warga negara yang kurang beruntung agar bisa berdiri sendiri di atas kaki sendiri, dan menjadi mampu untuk hidup mandiri melakukan pertolongan untuk bisa menolong diri sendiri.

9.      Pluralisme, menghargai adanya keanekaragaman pendapat serta kepentingan, bentuk-bentuk pencarian nafkah dan bentuk-bentuk kehidupan, penawaran dan permintaan. Bentuk bangunan dan bentuk hunian, gambaran mengenai ketakutan dan kebahagiaan, kesadaran dan penyimpangan, yang baik dan yang buruk.

10.  Kemajuan, sebagai langkah yang tak terhindarkan dalam perjalanan menuju pada suatu bentuk masyarakat yang layak terhadap umat manusia.

11.  Demokrasi, suatu sistem hak-hak turut menentukan secara politis, Demokrasi memungkinkan para warga negara untuk berpengaruh pada keputusan politik.

12.  Federalisme dan desentralisasi, keinginan untuk menyerahkan hak untuk memutuskan pada unit administrasi yang rendah, pada unit organisasi terkecil yang masih mampu memutuskan, adalah sesuai dengan prinsip itu.

Menurut Rudi (2003), Ajaran liberalisme tidak dirumuskan secara sistematis  dan terinci, melainkan dirumuskan secara umum (hanya prinsipnya saja) maka ideologi tersebut digolongkan sebagai ideologi pragmatis. Dalam hal ini, ideologi tersebut secara fungsional (gagasan yang  menyebar kepada masyrakat tentang kebaikan bersama) melalui kehidupan keluarga, sistem pendidikan, sistem ekonomi, kehidupan agama dan sistem politik. Atas dasar itu, pelaksanaannya tidak diawasi oleh aparat partai atau pemerintah, melainkan dengan pengaturan kelembagaan.

Menurut Surbakti (1992), Ideologi liberal terbagai dalam empat ciri-ciri yaitu:

·         Pertama, demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang lebih baik.

·         Kedua, anggota masyarakat memiliki kebebasan intelektual penuh, termasuk kebebasan berbicara, kebebasan beragama, dan kebebasan pers.

·         Ketiga, pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas. Keputusan yang dibuat hanya sedikit untuk rakyat sehinggat rakyat dapa belajar membuat keputusan untuk diri sendiri.

·         Keempat, kekuasaan dari seseorang terhadap orang lain merupakan hal yang buruk. Oleh karena itu, pemerintah dijalankan sedemikian rupa sehingga penyalahgunaan kekuasaan dapat dicegah. Pendek kata, kekuasaan dicurigai sebagai hal yang cenderung disalahgunakan, dan karena itu, sejauh mungkn dibatasi.

Menurut Prof.Daniel (dalam Blog rachdie.blogdetik.com), “Liberalisme telah diklaim memberikan kontribusi terhadap, atau sekurang-kurangnya tidak memadai untuk memperhatikan, efek sosial dan psikologis negatif yang berkaitan dengan tendensi atomis pada masyarakat liberal modern”.  Pendapat Rachdie (2010) menyatakan bahwa, ada kecenderungan yang mengkhawatirkan di dalam masyarakat kontemporer terhadap sikap individualisme yang tidak berperasaan yang mengabaikan kewajiban masyarakat dan sosial.

Menurut Sukarna (dalam Wikipedia pada Buku Studi Ilmu Politik) berpendapat bahwa, ada tiga hal yang mendasar dari Ideologi Liberalisme yakni Kehidupan, Kebebasan dan Hak Milik (LifeLiberty and Property). Dibawah ini, adalah nilai-nilai pokok yang bersumber dari tiga nilai dasar Liberalisme tadi:

§  Kesempatan yang sama. (Hold the Basic Equality of All Human Being). Bahwa manusia mempunyai kesempatan yang sama, di dalam segala bidang kehidupan baik politiksosial,ekonomi dan kebudayaan.  Namun karena kualitas manusia yang berbeda-beda, sehingga dalam menggunakan persamaan kesempatan itu akan berlainan tergantung kepada kemampuannya masing-masing. Terlepas dari itu semua, hal ini (persamaan kesempatan) adalah suatu nilai yang mutlak dari demokrasi.

§  Dengan adanya pengakuan terhadap persamaan manusia, dimana setiap orang mempunyai hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya, maka dalam setiap penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi baik dalam kehidupan politik, sosial, ekonomi dan kebudayaan dan kenegaraan dilakukan secara diskusi dan dilaksanakan dengan persetujuan – dimana hal ini sangat penting untuk menghilangkan egoisme individu.         ( Treat the Others Reason Equally.)

§  Pemerintah harus mendapat persetujuan dari yang diperintah. Pemerintah tidak boleh bertindak menurut kehendaknya sendiri, tetapi harus bertindak menurut kehendak rakyat.(Government by the Consent of The People or The Governed)

§  Berjalannya hukum (The Rule of Law). Fungsi Negara adalah untuk membela dan mengabdi pada rakyat. Terhadap hal asasi manusia yang merupakan hukum abadi dimana seluruh peraturan atau hukum dibuat oleh pemerintah adalah untuk melindungi dan mempertahankannya. Maka untuk menciptakan rule of law, harus ada patokan terhadap hukum tertinggi (Undang-undang), persamaan dimuka umum, dan persamaan sosial.

§  Yang menjadi pemusatan kepentingan adalah individu.(The Emphasis of Individual)

§  Negara hanyalah alat (The State is Instrument).  Negara itu sebagai suatu mekanisme yang digunakan untuk tujuan-tujuan yang lebih besar dibandingkan negara itu sendiri.    Di dalam ajaran Liberal Klasik, ditekankan bahwa masyarakat pada dasarnya dianggap, dapat memenuhi dirinya sendiri, dan negara hanyalah merupakan suatu langkah saja ketika usaha yang secara sukarela masyarakat telah mengalami kegagalan.

§  Dalam liberalisme tidak dapat menerima ajaran dogmatisme (Refuse Dogatism). Hal ini disebabkan karena pandangan filsafat dari John Locke (1632 – 1704) yang menyatakan bahwa semua pengetahuan itu didasarkan pada pengalaman. Dalam pandangan ini, kebenaran itu adalah berubah.

 

Kapitalisme

Esensi kapitalisme pada semangat mencari keuntungan. Sebagai suatu paham, kapitalisme sangat menekankan sisi individualisme dibandingkan kolektif. Menurut Efriza (2009: 105), kapitalisme adalah metamorfosis dari ideologi liberalisme yang dikembang oleh negara barat.

Istilah kapitalisme merujuk pada pengertian organisasi sosial dan ekonomi tertentu. Pada intinya tidak campur tangan pemerintah dalam kehidupan perekonomian negara. Negara hanya dianggap sebagai pengatur proses ekonomi, tetapi tidak membatasi pemilikan dan perilaku ekonomi dari pemilik modal.

Kapitalisme dianggap paham bagi pemilik modal yang mengagungkan persaingan bebas atau kompetisi untuk sebanyak-banyaknya menumpuk modal melalui produksi barang dan penemuan-penemuan teknologi dengan tidak memperdulikan kenyataan perusahaan yang ada disekitarnya.

Kita dapat melihat pada dewasa kini, berbagai barang yang diproduksi menggunakan teknologi tinggi dan alat-alat yang canggih sehingga barang dapat cepat terdistribusi. Pada teori tekno-kapitalisme yang dikemukakan oleh Kellner:

            “Konfigurasi masyarakat kapitalis di mana teknik, ilmu pengetahuan ilmiah, otomatisasi, komputer dan teknologi tinggi, berperan penting dalam proses produksi dan sejajar dengan peran tenaga manusia, mekanisasi, dan mesin-mesin…”

Menurut istilah teknis Marxian (dalam buku Teori sosiologi modern), dalam masyarakat tekno-kapitalisme, “modal  konstan berangsur-angsur menggantikan modal variabel seperti tercermin dari rasio antara teknologi dan tenaga kerja yang makin meningkat dengan mengorbankan input tenaga kerja manusia”.

Berdasarkan pernyataan oleh dua ahli sosiolog, dapat disimpulkan bahwa dengan meningkatnya teknologi yang tentu meningkatnya kualitas barang yang akan dijual serta input tenaga kerja manusia yang dikorbankan akan dapat dijual dalam komunitas manusia. Dengan meningkatnya barang-barang impor tentu akan meningkatkan pola konsumsi meningkat. Dengan pola konsumsi meningkat, maka akan timbul pola masyarakat hedon.

Terdapat prinsip-prinsip kapitalisme menurut Rahmat:

  • Mencari keuntungan dengan berbagai cara dan sarana kecuali yg terang-terangan dilarang negara karena merusak masyarakat seperti heroin dan semacamnya.
  • Mendewakan hak milik pribadi dgn membuka jalan selebar-lebarnya agar tiap orang mengerahkan kemampuan dan potensi yang ada untuk meningkatkan kekayaan dan memeliharanya serta tidak ada yg menjahatinya. Karena itu dibuatlah peraturan-peraturan yg cocok utk meningkatkan dan melancarkan usaha dan tidak ada campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi kecuali dalam batas-batas yg yg sangat diperlukan oleh peraturan umum dalam rangka mengokohkan keamanan.
  • Kompetisi sempurna .
  • Tidak ada campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi dan membatasi tugasnya hanya untuk melindungi pribadi-pribadi dan kekayaan serta menjaga keamanan dan membela negara.
  • Kebebasan ekonomi bagi tiap individu di mana ia mempunyai hak untuk menekuni dan memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemauannya. Tentang kebebasan seperti ini diungkapkan dalam sebuah prinsip yang sangat masyhur dengan semboyan “Biarkan ia bekerja dan biarkan ia berlalu.”

Perdagangan bebas menurut David Ricardo adalah perdagangan yang meliputi dua negara atau lebih, maka masing-masing negara akan meningkatkan dan mengefisienkan penggunaan sumberdaya produktif yang dimilikinya. Awal pangkal teori David Ricardo ini adalah sekedar tenaga kerja yang bila asumsikan bahwa dengan adanya perdagangan bebas, setiap negara akan menggeser penggunaan tenaga kerjanya untuk hanya memproduksi  barang yang dapat diproduksi secara paling produktif dan efisien. Revrisond menyimpulkan secara sederhana bahwa segala pembahasan terkait dengan perdagangan bebas, secara ideologis tidak dapat dilepaskan dari kapitalisme dan secara teori ekonomi ini termasuk kedalam kelompok teori ekonomi klasik dan neoklasik atau yang belakangan ini dikenal sebagai neoliberalisme.

Hubungan negatif Liberalisme dengan Pancasila

Pada pernyataan Puntsch, poin 4, yaitu “Hak untuk menentukan sendiri, adalah cara dan tindakan dalam rangka mempertahankan kebebasan ini”. Hal yang pertama yang ingin saya soroti adalah penentuan hak individu, menurut Kaelan (2009: 130), Pancasila sebagai suatu asas kebersamaan, asas kekeluargaan serta religius. Dalam pengertian inilah maka Indonesia dengan keanekaragaman tersebut membentuk suatu kesatuan integral sebagai suatu bangsa yang merdeka.

Bangsa Indonesia yang membentuk suatu persekutuan hidup dengan mempersatukan keanekaragaman yang dimilikinya dalam kesatuan integral yang disebut negara Indonesia. Menurut Kaelan (2009:130), bangsa Indonesia terdiri atas manusia-manusia sebagai individu, keluarga-keluarga kelompok-kelompok, golongan-golongan, suku bangsa-suku bangsa, yang hidup dalam suatu wilayah yang terdiri atas beribu-ribu pulau yang memiliki kekayaan budaya yang beraneka ragam, keseluruhannya itu merupakan suatu kesatuan integral baik lahir maupun batin. Pada pembukaan UUD 1945, kesatuan integral bangsan dan negara Indonesia tersebut dipertegas dalam pokok pikiran pertama, “Negara melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia”.

Menurut Puntsch pada poin ke-delapan, yaitu, “Pertolongan agar bisa menolong diri sendri. Ingin menolong warga negara yang kurang beruntung agar bisa berdiri sendiri di atas kaki sendiri, dan menjadi mampu untuk hidup mandiri melakukan pertolongan untuk bisa menolong diri sendiri.” Menurut Kaelan (2009:130), bangsa Indonesia pada hakikatnya merupakan suatu penjelmaan dari sifat kodrat manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Dalam pengertian yang demikian ini maka manusia pada hakikatnya merupakan makhluk salaing tergantung, sehingga hakikat manusia itu bukanlah total individu dan juga bukan total makhluk sosial. Relasi yang saling tergantung tersebut menunjukkan bahwa manusia suatu totalitas makhluk individu makhluk sosial. Menurut Abdul Kadir (dalam buku Pendidikan Pancasila oleh Kaelan) yaitu penjelmaan dalam wujud persekutuan hidup bersama adalah terwujud dalam suatu bangsa yang memiliki kesatu integralistik.

Berdasarkan Ensiklopedia Pancasila (dalam buku pendidikan pancasila oleh Kaelan, 2009:131), yaitu paham integralistik yang terkandung dalam Pancasila meletakkan azas kebersamaan hidup, mendambakan keselarasan dalam hubungan antar individu maupun masyarakat. Dalam pengertian ini paham negara integralistik tidak memihak yang kuat, tidak mengenal dominasi mayoritas dan juga tidak mengenal tirani minoritas. Maka di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, kekeluargaan, rasa bhineka tunggal ika, nilai religius serta selaras.

Terdapat dalam buku karangan Kaelan (2009: 144) bahwa, negara memberi kebebasan kepada warganya untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Namun dalam negara liberal juga diberi kebebasan untuk tidak percaya terhadap tuhan atau atheis. Bahkan negara liberal memberi kebebasan warganya untuk menilai dan mengkritik agama misalnya tentang nabi, Rasul, kitab suci bahkan Tuhan sekalipun.

Berdasarkan paragraf di atas dapat ditanggapi dengan Pancasila pada sila pertama yaitu, “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Dasar awal mula kehidupan kebangsaan Indonesia adalah hakikat manusia yang berketuhanan satu. Berdasarkan Ensiklopedia Pancasila (dalam buku yang ditulis oleh Kaelan, 2009:132) bahwa, Tuhan adalah sebagai Sang Pencipta segala sesuatu. Kodrat alam semesta, keselarasan antara mikro kosmos dan makro kosmos, keteraturan segala ciptaan Tuhan Yang Maha Esa kessatuan saling berhubungan dan saling ketergantungan antara satu dengan lainnya.

Menurut Sukarna (dalam Wikipedia pada Buku Studi Ilmu Politik) menyatakan bahwa, “Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama”. Dengan mengingat keberadaan Pancasila sebagai dasar negara dan terdapat pada sila pertama yaitu “Ketuhanan yang Maha Esa”, kita dapat mengetahui bahwa sila pertama mengajarkan tidak hanya nilai-nilai religius saja tetapi juga nilai-nilai yang lain. Menurut Notonagoro (dalam buku Kaelan 2009: 71) bahwa, nilai religius merupakan kerohanian tertinggi. Pada pendapat oleh Kaelan (2009:132) bahwa, Rumusan Ketuhanan yang Maha Esa sebagaimana terdapat dalam Pembukaan UDD 1945, telah memberikan sifat yang khas kepada negara Kebangsaan Indonesia, yaitu bukan merupakan negara sekuler yang memisahkan antara agama dengan negara demikian juga bukan negara agama yaitu negara yang mendasarkan atas agama tertentu. Dengan alasan-alasan tersebut dapat disimpulkan bahwa, nilai religius berpengaruh dalam kehidupan bernegara di Indonesia.

Menurut Surbakti (1992), ”pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas…..”. Hal ini bisa komentari bahwa, hal ini tidak sesuai dengan derivasi dari pancasila yaitu pada pasal 1B sebagai contoh bentuk ketidaksesuaian pada derivasi Pancasila. Pada Pasal 1B menyatakan bahwa “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar”, hal ini sudah sangat jelas dan sudah bersesuaian dengan teori menurut Sukarna (dalam Wikipedia pada Buku Studi Ilmu Politik) diperlukannya liberalisme yang ada batasnya, ada aturannya. Menurut Kaelan (2009:135) juga menyatakan bahwa sebagai makhluk pribadi kita dikaruniai kebebasan atas segala sesuatu kehendak kemanusiannya. Sehingga hal inilah yang merupakan suatu kebebasan asasi yang merupakan karunia dari Tuhan yang Maha Esa, sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa ia memiliki hak dan kewajiban kepada Tuhannya. Kewajiban yang disini yang dimaksud adalah menaati peraturan pada setiap agama yang dianut. Dengan menganut pada agama, liberalisme dapat menjadi suatu keteraturan. Pada pendapat menurut Kaelan (2009:136) juga bahwa “Tidak ada tempat bagi atheisme dan sekulerisme karena hakikatnya manusia berkedudukan kodrat sebagai makhluk tuhan”.

 

Pendapat Rachdie (2010) menyatakan bahwa, ada kecenderungan yang mengkhawatirkan di dalam masyarakat kontemporer terhadap sikap individualisme yang tidak berperasaan yang mengabaikan kewajiban masyarakat dan sosial. Hal ini jelas melanggar Pancasila nomor dua yaitu “Kemanusian yang adil dan beradab”, hal ini bisa dikembangkan penjelasannya menurut Kaelan (2009: 140) bahwa, dalam hidup berdemokrasi pancasila kita harus berlaku bertanggungjawab kepada Tuhan yang Maha Esa, menjunjung dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta disertai dengan tujuan untuk mewujudkan suatu keadilan sosial, yaitu kesejahteraan dalam hidup bersama.

TANGGAPAN TERHADAP IDEOLOGI KAPITALISME

Pada penjelasan sebelumnya terdapat pendapat tentang teori tekno-kapitalisme sehingganya dapat mengakibatkan pola hedon pada masyarakat serta terjadi ketimpangan ekonomi di antara lapisan masyarakat. Hal ini dapat ditanggapi dengan Pancasila pada sila ke-lima yaitu “Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia”. Dalam sila kelima tersebut terkandung nilai-nilai yang merupakan tujuan negara sebagai tujuan hidup bersama. Menurut Kaelan (2009: 83), keadilan tersebt didasari dan dijiwai oleh hakikat keadilan kemanusiaan yaitu keadilan dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat, bangsa dan negaranya serta hubungan manusia dengan Tuhan.

Revrisond menjelaskan bahwa ideologi dasar negara Indonesia adalah Pancasila, dan pengamalannya dalam bidang ekonomi dibimbing oleh Pasal 33, Pasal 27 ayat 2, dan Pasal 34 UUD 1945. Menurut Revrisond, sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, sistem perekonomian yang hendak dikembangkan di Indonesia disebut sebagai sistem ekonomi kerakyatan. Sebagaimana dikemukakan dalam pasal 33 ayat 1, perekonomian Indonesia harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan.

Tidak hanya itu, Revrisond juga mengingatkan bahwa pada bagian penjelasan pasal 33 yang asli, terdapat kalimat yang menyatakan bahwa produksi dikerjakan oleh semua untuk semua dibawah pimpinan bersama, lalu kemakmuran masyarakat yang diutamakan bukan kemakmuran orang per orang, sebab itu perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan dan bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi. Dari penjelasan itu dapat disaksikan adanya perbedaan besar antara ide perdagangan bebas dari David Ricardo dengan ide yang tercantum dalam penjelasan pasal 33 UUD 45.

Pada penjelasan pada pasal 33 sebelum terjadinya amandemen UUD 1945 tahun 2002 yang sekarang sudah hilang, terdapat pernyataan bahwa sistem produksi dikerjakan oleh dari semua untuk semua orang di bawah pimpinan, lalu kemakmuran masyarakat yang diutamakan bukan kemakmuran orang per orang, oleh sebab itu disusunlah perekonomian negara disusun sebagai usaha bersama berazaskan kekeluargaan yang tertuang pada sistem koperasi (Revrisond dalam Blog Rahmat).

Pada penjelasan pasal 33 juga, beberapa hal yang penting seperti Sumber Daya Alam (SDA) dan berbagai komiditas adalah milik negara. Jika hal ini dimiliki perorangan sehingganya banyak rakyat yang tertindas sehingga terjadi peningkatan ekonomi yang semu. Menurut Revrisond, terdapat benturan ideologis yang sangat mendasar antara perdagangan bebas dengan amanat konstitusi.

 

TANGGAPAN TERHADAP PENINGKATAN EKSISTENSI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LIBERALISME DAN KAPITALISME

Eksistensi pancasila sebagai dasar Negara sebenarnya terus ada, selama Negara dan bangsa ini tidak pecah dan berakhir. Hanya, disaat ini permasalahan utamanya adalah hilangnya pengakaran pancasila sebagai dasar Negara kepada warga sendiri. Saat ini, warga Negara Indonesia sendiri cenderung mencontoh ideologi liberalisme (yang negatif) ala bangsa barat. Hal ini dapat dilihat dengan maraknya hedonisme dan kebebasan yang tidak memiliki batasan yang jelas. Padahal, pancasila sendiri mengatur batas-batas kebebasan itu.

Selain permasalahan di atas, timbul satu pemasalahan lain yang tak kalah berat, yakni masalah perekonomian. Saat ini, sering terjadinya konglomerasi dan sulitnya usaha menengah kebawah. Hal ini sangat bertentangan dengan UUD  1945, yakni pada batang tubuh di pasal 33, yang intinya bahwa Ekonomi Indonesia berlandaskan asas kekeluargaan

Permasalahan tersebut harus mulai diatasi dengan cara peningkatan eksistensi pancasila. Pancasila tidak perlu diubah ataupun dimodifikasi lagi, karena pancasila sendiri merupakan ideologi yang fleksibel (dimensi fleksibilitas), sehingga masih dapat berlaku seiring perubahan zaman. Dan letak kesalahan mengapa ideologi liberalisme yang negatif masih bercampur di Negara ini bukanlah pada dasar Negara kita, melainkan pada warga-warganya. Hakikatnya, manusia cenderung menginginkan kebebasan dan lebih mendekati ke hal-hal yang bersifat duniawi. Tentunya liberalisme sendiri sangat menjunjung tinggi kebebasan personal warganya, hal inilah yang cenderung diinginkan oleh warga-warga Indonesia yang terkenal sudah lama dijajah dan mengalami krisis panjang.

Untuk mencegah degradasi moral yang semakin parah, sebaiknya pancasila harus semakin mengakar di hati generasi penerus bangsa ini. Yakni dengan cara menanam nilai-nilai pancasila kepada anak-anal semenjak masih kecil. Apabila hal ini terlaksana dengan baik, maka pada saat mereka dewasa, mereka akan menjadi seorang yang bermoral baik. Cara pengimplementasiannya adalah melalui media-media pendidikan seperti keluarga, teman, dan masyarakat pada umumnya, ataupun bisa dengan media yang lebih canggih seperti  internet dan televisi yang benar-benar disaring agar sesuai dengan kaidah pancasila. Hukum yang tegas dan adil juga harus ditegakkan agar menimbulkan rasa jera pada pelanggar. Seperti contoh, harus ada kejelasan dari Undang-Undang Anti Pornoaksi-Pornografi  (UU APP), sehingga memberi kejelasan tentang batasan-batasan mengenai hal yang dianggap tabu

Untuk memperbaiki ekonomi yang semakin bobrok dan mencegah semakin maraknya koperasi, diperlukan optimalisasi koperasi dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Sehingga usaha-usaha yang kecil dan belum berkembang bisa semakin maju dan mampu bersaing. Selain itu, perlu juga diadakannya regulasi mengenai perusahaan besar, sehingga tidak terjadi konglomerasi dan tidak meratanya taraf hidup di berbagai belahan Indonesia.

Pancasila memang sebuah ideologi yang tidak akan mati hingga berakhirnya bangsa ini, tapi pancasila memerlukan segala bentuk dukungan dan implementasi dari  berbagai lapisan bangsa Indonesia agar ia dapat terus mengakar di hati para warga Negara Indonesia. Oleh karena itu, kewajiban kita adalah terus mengamalkan nilai-nilai luhur itu dan mewariskannya pada generasi selanjutnya

HUBUNGAN PANCASILA DENGAN DASAR NEGARA

Pancasila sebagai dasar filsafat negara serta sebagai filsafat hidup bangsa Indonesia pada hakikatnya merupakan suatu nilai-nilai yang bersifat sistematis, fundamental dan menyeluruh. Maka sila-sila Pancasila merupakan suatu kesatuan yang bulat dan utuh, hierarkis dan sistematis. Dalam pengertian inilah sila-sila Pancasila merupakan suatu sistem filsafat. Konsekuensinya kelima sila bukan terpisah-pisah dan memiliki makna sendiri-sendiri, melainkan memiliki esensi serta makna yang utuh.

Dasar pemikiran filosofis yang terkandung dalam setiap sila, dijelaskan dalam setiap aspek kehidupan kebangsaan, kemasyarakatan dan kenegaraan harus berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan. Pemikiran filsafat kenegaraan adalah merupakan suatu persekutuan hidup manusia atau organisasi  kemasyarakatan, yang merupakan masyarakat hukum, hal ini tertera pada UUD 1945 pasal 1 ayat 3 yaitu “Negara Indonesia adalah Negara hukum”.

Adapun negara yang didirikn oleh manusia itu berdasarkan pada kodrat bahwa manusia sebagai warga negara sebagai persekutuan hidup adalah berkedudukan kodrat manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa (hakikat sila pertama). Negara yang merupakan persekutuan hidup manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, pada hakikatnya bertujuan untuk mewujudkan harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang berbudaya atau makhluk yang beradab (hakikat sila kedua). Untuk mewujudkan suatu negara sebagai suatu organisasi hidup manusia harus membentuk suatu ikatan sebagai suatu bangsa (hakikat sila ketiga). Terwujudnya persatuan dalam suatu negara akan melahirkan rakyat sebagai suatu bangsa yang hidup dalam suatu wilayah negara tertentu. Konsekuensinya dalam hidup kenegaraan itu haruslah mendasarkan pada nilai bahwa rakyat merupakan asal mula kekuasaan negara. Maka negara harus bersifat demokratis, hak serta kekuasaan rakyat harus dijamin, baik sebagai individu maupun scara bersama (hakikat sila keempat). Untuk mewujudkan tujuan negara sebagai tujuan bersama, maka dalam hidup kenegaraan harus mewujudkan jaminan perlindungan bagi seluruh warga, sehingga untuk mewujudkan tujuan seluruh warganya harus dijamin berdasarkan suatu prinsip keadilan yang timbul dalam kehidupan bersama (kehidupan sosial) (hakikat sila kelima). Nilai-nilai inilah yang merupakan suatu nilai dasar bagi kehidupan kenegaraan, kebangsaan dan kemasyarakatan.

Terdapat teori asal mula (kausa) yang dikemukakan oleh Notonagoro dan dipergunakan pada Pancasila yaitu:

a.       Asal mula bahan (Kausa Materialis): Bangsa Indonesia adalah sebagai asal dari nilai-nilai Pancasila, sehingga Pancasila itu pada hakikatnya nilai-nilai yang merupakan unsur-unsur Pancasila digali dari bangsa Indonesia yang berupa nilai-nilai adat-istiadat kebudayaan serta nilai-nilai religius yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia.Dengan demikian asal bahan Pancasila adalah pada bangsa Indonesia sendiri yang terdapat dalam kepribadian dan pandangan hidup.

b.      Asal mula bentuk (Kausa Formalis): Hal ini dimaksudkan bagaimana asal mula bentuk atau bagaimana bentuk Pancasila itu dirumuskan sebagaimana termuat dalam pembukaan UUD 1945.

c.       Asal mula karya (Kausa Efisien): asal mula yang menjadikan Pancasila dari calon dasar negara menjadi dasar negara yang sah. Adapun asal mula karya adalah PPKI sebagai pembentuk negara dan atas kuasa pembentuk negara yang mengesahkan Pancasila menjadi dasar negara yang sah.

d.      Asal mula tujuan (Kausa Finalis): Pancasila dirumuskan dan dibahas dalam sidang-sidang para pendiri negara, tujuannya adalah untuk dijadikan sebagai dasar negara.

Secara kausalitas asal mula yang tidak langsung Pancasila adalah asal mula sebelum proklamasi kemerdekaan. Berarti bahwa asal mula nilai-nilai Pancasila yang terdapat pada dalam adat-istiadat, dalam kebudayaan serta dalam nilai-nilai agama bangsa Indonesia, sehingga dengan demikian asal mula tidak langsung Pancasila adalah terdapat pada kepribadian serta dalam pandangan hidup sehari-hari bangsa Indonesia. Menurut Kaelan (2009:105) asal mula tidak langsung terbagi dalam tiga unsur yaitu:

1.      Unsur-unsur Pancasila tersebut sebelum secara langsung dirumuskan menjadi dasar filsafat negara, nilai-nilainya yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan dan nilai keadilan telah ada dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia sebelum membentuk negara.

2.      Nilai-nilai tersebut terkandung dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara, yang berupa nilai-nilai adat-istiadat, nilai kebudayaan serta nilai-nilai religius. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam memecahkan problema kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia.

3.      Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa asal mula tidak langsung Pancasila pada hakikatnya bangsa Indonesia sendiri, atau dengan lain perkataan bangsa Indonesia sebagai ‘Kausa Materialis’ atau sebagai asal mula tidak langsung nilai-nilai Pancasila.

Pancasila dalam kedudukannya ini sering disebut sebagai Dasar Filsafat atau Dasar Falsafah Negara. Pancasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. Konsekuensinya seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan negara terutama segala bidang pada saat ini, dijabarkan dan diderivasikan dari nilai-nilai Pnacasila. Maka Pancasila merupakan Sumber dari segala sumber hukum, Pancasila merupakan sumber kaidah hukum negara yang konstitusional mengatur negara Republik Indonesia beserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat, wilayah, serta pemerintahan negara.

Sebagai dasar negara, Pancasila merupakan suatu asas kerokhanian yang meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum, sehingga merupakan suatu sumber nilai, norma serta kaidah, baik moral maupun hukum negara, dan menguasai hukum dasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau konvensi. Dalam kedudukannya sebagai dasar negara, Pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum.

Dasar formal kedudukan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia tersimpul dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang menyatakan bahwa: “…maka  disusunlah Kemerdekaan  Kebangsaan  Indonesia  itu  dalam  suatu  Undang­Undang  Dasar Negara  Indonesia,  yang  terbentuk  dalam  suatu  susunan  Negara  Republik Indonesia  yang  berkedaulatan  rakyat  dengan  berdasarkan  kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan  yang  dipimpin  oleh  hikmat  kebijaksanaan  dalam Permusyawaratan/Perwakilan,  serta  dengan  mewujudkan  suatu  Keadilan  sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”.

Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia maka Pancasila pada hakikatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideologi-ideologi lain di dunia, namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat-istiadat, nilai-nilai kebudyaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara, dengan lain perkataan unsur-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sendiri, sehingga bangsa ini merupakan kausa materialis (asal bahan) Pancasila.

Unsur-unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan di rumuskan oleh para pendiri negara, sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan negara Indonesia. Dengan demikian Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa, dan bukannya mengangkat atau mengambil ideologi dari bangsa lain. Selain itu Pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja, yang hanya memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu, melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada hakikatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komprehensif. Oleh karena ciri khas Pancasila itu maka memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III SIMPULAN dan SARAN

SIMPULAN

1.      Pada era globalisasi ini, telah banyak ideologi yang berkembang di dunia. Beberapa diantaranya ideologi Liberalisme, ideologi kapitalisme yang ternyata memiliki beberapa ketidaksesuaian dengan ideologi Pancasila.

2.      Liberalisme yang menonjolkan sisi individualisme telah memberi dampak pada problematika sosial (akibat paham individualisme)  sedangkan ideologi kapitalisme adalah suatu paham yang meyakini bahwa modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya.

3.      Terjadi peningkatan ekonomi yang semu akibat ideologi kapitalisme.

4.      Ideologi pancasila sudah sesuai dengan syarat ideologi yang dikemukakan Roy C. Macridis. Yaitu Comprehensiveness, Pervasiness, Extensiveness, dan intesiveness.

5.      Terdapat paham liberalisme yang berefek negatif seperti nilai rasionalitas yang dijunjung tinggi di atas nilai religius, individualisme, serta efek lainnya seperti KDRT, kasus pergaulan bebas di kalangan remaja, dll.

6.      Kapitalisme cenderung memaksa manusia dalam memproduksi suatu barang hal yang diperkuat dengan teori tekno-kapitalisme yang dikemukakan oleh Kellner.

7.      Pancasila telah menunjukkan kekuatannya dan dayanya dalam menanggapi efek negatif dari ideologi liberalisme seperti menaruh nilai religiusitas di atas segalanya.

8.      Pancasila telah menunjukkan bahwa ketimpangan/peningkatan ekonomi yang semu akibat konglomerasi tidak sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945.

9.      Dengan adanya berbagai masalah yang ada sekarang, diharapkan Pancasila harus mengakar di hati generasi penerus bangsa ini dengan menanam nilai-nilai pancasila kepada anak-anak semenjak semasa kecil.

10.  Pengoptimalan aturan pemerintah yaitu peningkatan BPR dan koperasi yang sudah sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945 harus dijalankan.

 

 

 

 

 

SARAN

1.      Sebagai masyarakat Indonesia seharusnya menerapkan nilai Pancasila dalam berbagai kegiatan.

·         Sila pertama ‘’Ketuhanan Yang Maha Esa’’ dimana Tuhan ada secara mutlak dan paling utama. Sehingga kita manusia harus selalu meningkatkan iman dan takwa kita kepada Tuhan dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

·         Sila kedua ‘’Kemanusian yang Adil dan Beradab’’. Misalnya memperlakukan orang lain sesuai dengan harkat dan martabat sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME.

·         Sila ketiga ‘’ Persatuan Indonesia’’. Dengan mempertahankan keutuhan dan tegak kokohnya Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.

·          Sila keempat ‘’ Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawatan dan Perwakilan. Bahwa hendaknya kita dalam bersikap dan bertingkah laku menghormati dan mengedepankan kedaulatan negara sebagai perwujudan kehendak seluruh rakyat. Salah satu cara adalah dengan mengutamakan musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan.

·          Sila kelima ‘’ Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’’ yang bersumber pada nilai keadilan, kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong. Sehingga kesenjangan yang mencolok dapat dihindari.

2.      Pendidikan tentang pancasila dan nasionalisme sebaiknya diberikan sejak dini agar makna nya terpatri kuat dalam diri anak Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Azhar. 2007. Liberalisme sebagai Ideologi Pragmatis. http://www.forumsains.com/artikel/liberalisme-sebagai-ideologi-pragmatis/. Diakses tanggal 24 Maret 2011 pada pukul 21.27.

Efriza. 2009. Ilmu Politik. Bandung: Alfabeta.

Kaelan. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Paradigma.

Kaelan.2010. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.

Ritzer, George; Goodman, Douglas. 2010. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana.

Sutrisno, Slamet. 2006. Filsfat dan Ideologi Pancasila. Yogyakarta: Andi.

 

April 4, 2011

acetaminophen, dextromethorphan, guaifenesin, phenylephrine - eMedicineHealth - experts in everyday emergencies, first aid and health information

Filed under: Berita Kesehatan

acetaminophen, dextromethorphan, guaifenesin, phenylephrine - eMedicineHealth - experts in everyday emergencies, first aid and health information What are the possible side effects of acetaminophen, dextromethorphan, guaifenesin, and phenylephrine? Get emergency medical help if you have any of these signs of an allergic reaction: hives; difficulty breathing; swelling of your face, lips, tongue, or throat. Stop using this medication and call your doctor at once if you have any of these serious side effects: fast, slow, or uneven heartbeat; nervousness, tremors, mood changes, or confusion; unusual weakness; or nausea, stomach pain, low fever, loss of appetite, dark urine, clay-colored stools, jaundice (yellowing of the skin or eyes). Less serious side effects may include: dizziness, drowsiness; headache; feeling restless or nervous; sleep problems (insomnia); or nausea. This is not a complete list of side effects and others may occur. Call your doctor for medical advice about side effects. You may report side effects to FDA at 1-800-FDA-1088.

March 19, 2011

Andai….

Filed under: Curahan Hati

Hal ini setidaknya menggambarkan perasaanku sama dia. tpi sebenarnya aku tidak terluka karena terdusta karenanya….

Ku bersama dalam ruang cinta…

Ku terpana dalam tatapanmu

Ku terluka karena dusta dirimu…*(not really)

ku terdiam menahan ratapku

Andai ku tahu bisa membuatmu jatuh kepada diriku

andai ku bisa membawa cintanya membuatku terluka

Ku terluka karena dusta dirimu…

ku terdiam menahan ratapku

Andai ku tahu bisa membuatmu jatuh cinta kepada diriku

Andai ku bisa membawa cintanya membuatku terluka….

 

Dear someone :$ adapted from song: Andai-Ceasaria 


March 5, 2011

curhat selepas jalan-jalan

Filed under: Curahan Hati

Manusia diciptakan dalam keadaan berbeda-beda. Ada yang diciptakan dengan kemampuan lebih. Ada yg diciptakan dengan usaha lebih untuk mendapatkan sesuatu.

Terkadang, aku merasakan iri kepada teman2 yg dengan mudah mendapatkan kursi perkuliahan. Aku tau tidak seharusnya berbicara seperti ini. Karena bisa dianggap aku tidak bersykur dengan keadaan yang ada. Yahh bagaimana lagi? Aku memang terkadang iri. Aku sudah berusaha mempertahankan nilai 8 pada pelajaran IPA, ttpi ttp saja aku tidak diterima melalui jalur test.

Yah beginilah keluhanku ketika aku bulan Mei 2010.~(˘⌣˘~) (~˘⌣˘)~

Sekarang kejadian itu membawa hikmah yg sangat berkesan, dengan aku gagal berbagai jalur kemasukan universitas, aku bisa selalu berempati dengan teman2ku yg mendapatkan nilai jelek pada mata kuliah. Yah, mereka sebenarnya g bodoh kok. Kita semua yg berhasil masuk ke universitas, merupakan hal yg patut dibanggakan. :)

Mungkin bisa dievaluasi, mengapa kita bisa gagal dalam mata kuliah tersebut…

Setiap orang mempunyai cara2 tersendiri dalam belajar. Ada yg belajar sekali, langsung mengerti. Ada yg belajar dengan slides saja langsung mengerti.. Ada yg harus mati2an belajar dengan selalu pergi ke perpus utk baca buku, baca buku sampai malam, baru bisa berhasil.

Contohnya seperti aku yang harus membaca mati2an, membaca kata2 demi kata agar bisa mengerti.
Ya begitulah yg aku lakukan agar bisa bertahan sekolah di kedokteran.

Bersyukurlah teman, kalian yg dpt langsung mengerti dengan penjelasan dosen sedangkan aku harus mendengarkan rekaman suara dosen, bersyukurlah kalian yg bisa mengetahui pengetahuan di masyarakat, sedangkan aku harus mempunyai dasar dalam membuat perkataan sebelum berkata, hal bisa disebut dengan segala sesuatu harus mempunyai dasar. Karena selama ini, aku dididik harus mempunya dasar literatur dalam berkata.

Mengertilah teman, aku bukannya mencari musuh di kelas. Aku mungkin terlihat sombong dengan tweet yang ada, karena tweet yg ada memang berkata seperti itu. Aku minta maaf ya dan mengertilah, setiap orang punya cara tersendiri. Bersyukurlah kalian mempunyai kemampuan lebih dalam memahami materi, sehingga kalian punya waktu bersenang-senang, sedangkan aku harus berjuang membaca banyak buku agar bisa memahami materi yang diajarkan.

Memang, nilai kalian dengan nilaiku terlihat jauh berbeda kalian, yaitu nilai kalian yg lebih bagus :) .. Hal ini aku bisa maklum, memang beginilah kemampuanku dan aku insya allah masih bisa bersyukur. :) ..

Bersyukurlah teman, kalian diberi kemampuan yg luar biasa dengan tanpa membaca buku/sedikit membaca saja bisa langsung mengerti. Sedangkan aku harus mati2an baca.

Boleh lah kalian kata aku sombong, kuper, dsb. Tpi aku tetap pada pendirianku agar aku bisa berhasil dalam pendidikanku ini.

Kalian kata aku pacaran dengan buku, selalu berkutat dengan buku, dsb. Aku ttp diam, memang hal ini yg dpt aku lakukan, karena kegiatan hanyalah ini. bukannya sombong tidak mau berhubungan dengan dunia luar. Tpi kesukaanku adalah membaca buku. :) ..

Tpi aku juga mengakui, kelemahanku tidak bisa berkomentar akan sesuatu jika tidak berdasarkan buku. :( (

Sampai2 aku terus memikirkan masalahku ini sendirian, karena aku tidak lagi punya seperti di SMA.

Sekarang, aku jadi lebih menyendiri, karena masalahku tidak ada yg bisa dikongsi.. Aku tidak bisa berkeluh kesah dengan teman2ku yg baru. Teman2 SMAku juga pada hilang, ada yang patetik, ada yg sudah dengan dunianya. Sekarang lengkap sudah. *yg pernah lihat tweetku yg isinya “Lengkap sudah” ya inilah jawabannya*

Setiap hari aku dalam keadaan kepala yg rasanya penuh dan tidak bisa tenang, selalu gelisah. Bahkan, aku tak mengerti apa erti kehadiranku.

Pernah, aku benar2 merasa sendiri ketika kuliah Semester pendek bulan januari. Dmn aku benar merasakan kesepian yg mendalam. :( bahkan ketika itu, masih ada cercaan dri teman2 yg kontra dengan aku. Tpi aku ttp diam :|

Intinya, aku bisa mengerti kalian, setidaknya walaupun kalian g mengerti aku, terserah. Dimohon sikap kedewasaannya. Terima kasih.

February 5, 2011

obrolan di tengah malam (mencekam)

Filed under: Curahan Hati

malam semua!

seperti biasa hari ini seperti biasa terlewati meski hari ini adalah hari sabtu…. mungkin untuk beberapa orang sibuk dengan pacarnya, kencan, nge-date, bla bla.. hahahaha :D

tpi hal ini mungkin belum terjadi pada diriku… hehehehehehe *bukannya saya tidak normal.. oops. saya normal 100% menyukai lawan jenis*

malam ini rasanya harus belajar deh… secara ujian SP Bioscience 2 hari rabu tanggal 9 Feb 2011.. :’( *yahh mau gimana lgi kan? ya udh harus belajar* xp.

dan yak bagus sekali dengan topik malming… teman saya bernama ditho ngetweet saya dari "soalmention" berbahasa khas suroboyoan.. (sebenernya dia orang pekanbaru tpi baru beberap bulan bisa bahasa jawa! hahaha) yaitu dengan kata2 yg aku kutip langsung

"RT @dhityoprima @renggeee @twidtwid @rezdy RT @aslisuroboyo#ASLImentionarek seng saiki nangis gero2 nang kamar gara2 gak duwe pacar pas malming"  

 ckckckc well thats the truth! tpi g sampai nangis2 rek!!! WUAHAHAHAHAHHAHA

well bentar lagi umurku 18 tahun… tpi aku masih belum bisa bersikap seutuhnya dewasa… well helloooooo dewasa kan suatu proses! :D so tenang aja deh xp

sebenarnya pun di umur 18 tahun banyak teman2ku sudah memikirkan apa yg mereka lakukan….. mau apa? mau itu? sudah terpikirkan… sedangkan aku? selalu kosong, bahkan tak terpikirkan apa2.. bahkan aku sekolah kedokteran pun rasanya bingung apa yg kulakukan ini? Ya Allah kenapa pandanganku kosong? bahkan disaat aku berjalan, pulang-pergi pandaan-malang pun tak lepas dri berpikir "Apa yg kulakukan?"

ohh yaaa.. disini aku membuat pengakuan serta inilah suatu kelemahanku. aku tuh orangnya g seberapa cerdas seperti teman2… aku bisa berhasil selama ini berkat bantuan Allah Swt… serta ketekunan belajarku saja…. aku beda dengan teman2 lainnya… aku terkadang ngiri sama mereka yang dengan mudah memahami sesuatu at the first sight (ciee kayak cinta pandangan pertama aja LOL)… aku harus membaca berterusan sampai kayaknya tuh ngoyo banget gitu lho….. dan rasanya apa yg kubaca seakan-akan hanya prasyarat untuk ujian saja, tidak untuk lain2…… hal ini aku alami ketika aku harus belajar matematika.. :( walaupun dengan cara seperti ini aku tuh orangya (alhamdulillah) bisa melalui segala cobaan yg ada….. :)

dan juga kegagalan masuk Universitas melalui banyak jalur hingga tidak diterimanya jalur SNMPTN (alhamdulillah) membuat (harus) selalu bersyukur dengan apa yg kudapat dalam hal nilai……… dan punya rasa empati dengan teman2 dengan nilai2 yg jelek drpda aku….. Orang2 yg seperti itu harus dirangkul bersama, suatu saat jika kita seperti itu rasanya nggak enak sama sekali lho (aku juga pernah mengalami ini ketika pelajaran fisika yg nggak ngerti sama sekali hehehehehhe 

November 7, 2010

Kenangan Biosains 1

Filed under: Curahan Hati

Blok 2, Biokimia, BioMolekuler, BioSel.

Sehari sebelum dimulainya blok 2 dengan mata kuliah Biosains 1 (tidak lain adalah BioKimia, BioMolekuler, dan Biosel), tepatnya pada malam hari aku diberitahu oleh Amanda tentang jadwal perkuliahan BS1. Aku terkejut, resah, dan takut karena sms ini. Hahahaha ya gmn ya aku memang seorang yang suka panik karena perkuliahan (kelemahanku).

Amanda mengirim SMS dengan kata2 (sudah ada jadwal BS1, hari pertama metabolisme karbohidrat). Aku pun terkejut… HAH???!! (metabolisme karbo?? What??) seketika langsung ku buka laptopku tercinta (#lebay) dan membuka website kelasku. Jreng jreng…. terdapat satu file yang berisikan kelompok praktikum, jadwal kuliah yang super padat…. (bayangkan pembahasan metabolisme hanya satu hari saja, dulu [tahun 2005] bisa sampai 1 minggu :s :s rempong2 hahaha =D). Setelah berhasil aku unduh dri website tersebut, aku memasukkannya di dalam Hpku yang setia menemaniku yaitu BLA*KBERR* hahahaha…malamnya aku chat dengan my BFF (best friend forever) yaitu zoo.. aku chat “zoo aku stress, jadwalnya padet banget”. Dia jawab “iya aku tau, udh dijalani aja, jadwalnya udh aku print”.. (percakapan dengan adaptasi seperlunya, karena aku sudah lupa apa isi percakapannya hehehehe).

Malamnya selepas mengunduh jadwal BS1, aku langsung buka buku Harper Biokimia (ciee rajinnya LOL), dan seketika itu juga aku langsung pusing karena banyak mekanisme metabolis yang wuaduhhh ribetttt (nama reaksinya pun banyak, nama senyawanya pun X_X). Hal pertama yang aku buka pada buku itu adalah  Glikolisis, setelah aku baca pelan2 dan banyak hal2 yang buat aku bingung.. hahaha langsung tidak sampai banyak halaman yang kubaca langsung aku pergi untuk melihat IMB di Trans TV (hahahaha)…

Hari itu pun tiba,, jreng jreng

Hari itu tanggal 25 Oktober 2010 pembahasan Metabolisme Karbohidrat oleh dr. Supardan, SpBK. Wuih beliau hebat banget kalau buat slide dan aku suka kata2nya “Critical Thinking” =D. Slidenya sangat atraktif banget lho (sampai pusing aku kebanyakan prosesnya dan muter2 slidesnya hahaha). Kuliah ini berlangsung selama 4½ jam lhoh (GILAA!! Keren! Hahaha) membahas metabolisme karbohidrat dan penyakit-penyakit berhubungan hahaha… dan pada hari itu didapatkan berita gembira yaitu DITUNDANYA UNTUK MINERAL METABOLISM  !!! HAHAHA SENANG DEH!! kemudian, datanglah waktu dhuhur, lalu aku bersama zoo sholat dan went to the canteen.. (hehe, laper abis kena carbo metabolism)  lalu belajar kelompok temenku yang baik hati dan pinter yaitu Mariska….  dan dimulailah belajar kelompok terdiri dari aku, zoo, amanda,netty, desy, mariska, slamet, dewangga, ami… disitu aku udh emosi banget,, udh slidenya nggak jelas materinya sulit bangettttt hadehhh rempong pokoknya!!! L…. sampai2 aku marah ama mariska, netty, dan mas mandra, #huft. Karena waktu sudah sore, petugas cleaning service pun datang, kami terpaksa mengungsi di ruang tunggu GPP lantai 4… disana diskusi dimulai lagi.. emosiku udh uncontrolled bangettt.. seketika, aku berdiam diri… lantas zoo pun menenangkanku dan mariska juga menyuruhku pulang dan belajar sendiri saja di rumah… J *makasih ya zoo ama mariska* … Aku pun turun dengan lift dri lantai 4 menuju lantai 1. Aku langsung update status di BBM yaitu “Mau nangis gara2 Biosains 1”,, but actually AKU NANGIS BENERAN (di kamar mandi)!!!!… setelah meratapi agak lama di kamar mandi selama 10 menit ( mungkin lho), aku mengusap air mataku #lebay#. Aku keluar dari kamar mandi, langsung bertemu adinda dan ia pun berkata “jangan nangis rez”.. aku hanya tersenyum saja dan berkata “nggak kok”.

Hari kedua….Praktikum Karbo dan Lipid Metabolism serta Berita Buruk Basic Comm.

Hari itu aku datang di gedung GPP pukul 07.30… terlihat suasana teman2ku yang sibuk mengerjakan modul… emm tampaknya hanya aku saja yg tidak sibuk karena ?? AKU SUDAH SELESAI PAMER IHH!!! HAHAHA…alhasil pekerjaanku banyak jdi contekan  temen2 lhoh.. *pamer banget* -.-“”

Pada pukul 08.00..

Aku, zoo, dan netty berjalan menuju lab.biokimia yang letaknya agak jauh dri FK… kalau boleh dibilang di luar wilayah FK..  tpi lab.ini miliknya FK kok.. hehehehe.

Seketika, aku dan teman2ku bingung gmn ini pre-testnya?? Sulit banget g ya?? Dan jreng jreng… sulit banget hahahaha… pertanyaannya hanya empat sih… aku turut prihatin ama zoo yang nggak bisa pretestnya pada hari pertama…. L

Praktikum pertama intinya NGGAK REMPONG hahahahaha aku udh lupa ngapain aja di lab. Zzzzzzzzzz

Ttng kuliah lipid aku lupa ahahahaha pokoknya lumayanlah.. mudah.. J

Untuk pengalaman buruk basic comm. Aku g mau cerita!!!

Hari ketiga tanggal 27 Oktober

Practical Lipid… udh lupa… nggak ada yang spesial.. intinya pre-testnya lancar jaya karena OPEN BOOK!!! HAHAHAHAHAHHAHA rempong banget sih buka buku biokim, slide dosen, patofisiologi…

Nah ini,,,, materi metabolisme porfirin, purin, dan pirimidin!!! Oleh dr. Bambang Prijadi, MS. Menyenangkan banget!!! Sampai skrng aku masih nyambung garis besar metabolisme ini!!! *good job*!!!

Hari keempat jreng jreng** 28 Oktober

Metabolisme Asam Amino.. oleh dr. Yang pinter banget! Lulusan Jepang lho untuk S3nya! Kagum deh! tpi kalau menjelaskan kecepatannya 160km/jam hahahah =D….. slidenya ada 163!!!! HEBAT YA???? Harus selesai dijelaskan dalam waktu 4 ½ jam!! Ckckckckckckckckckckckckckckckckck

Dan alhasil mahasiswanya nggak ngantuk dengan suara sebegitu cepatnya!! KEREN! I LIKE IT!

Hari kelima jreng jreng *hari super malas* karena ada bu jerman…. #maaf bu# 29 Oktober

Dosennya tuh pinter banget lho! Salut deh! menjelaskan biologi sel sangat runtut dan jelas sejelasnya! Ckcck!!! Maklum lah beliau kan lulusan S3 dari Jerman……*makanan kesukaannya KWETIAW HAHAHA*

Siang selepas sholat Jumat… YA ALLAH YA RABB!!!! PRAKTIKUM SUPER DUPER REMPONG!!!!! BAYANGKAN KITA HARUS BERKUTAT DALAM LAB. 3 ½ jam untuk mengerjakan 6 macam praktikum! Ckckckckckc…. alhasil banyak data yang palsu, data yang negatif dan TIDAK sesuai harapan……

HARI KEENAM 30 Oktober 2010.. Krima…. hahaha

Maaf karena sesuatu hal hari ini saya SKIP saja… ntar ada pihak2 yang tidak berkenan… zzzz

 

HARI KEDELAPAN ALIAS 1 November 2010…

WELCOME NOVEMBER!!! I LIKE YOU SO MUCH (padahal biasa aja hehehehehe)

Hari senin dimulai dengan pelajaran biomolekuler yang super duper rempooongggggg pollll… aku sampai skrng g bisa blas! Gila!!!!! L…… aku dan zoo udh offline… rempong pokoknya….

Oh ya satu lagi, aku kasihan ama zoo yang disuruh maju utk review materi perkuliahan biomol.. padahal dia g begitu lancar menjelaskannya.. udh gitu si jagoan nggak mau maju untuk ngejelasin… hanya bisa membantu seolah-olah dia pahlawan.. zzzzzz

Udhlah.. materi biomol udh selesai… zzzzz

Dan materi selanjutnya adalah Biologic Oxidation oleh drg.setyohadi, MS…. aku seneng banget materi ini karena mudah!! Dan dosennya pun menjelaskan dengan sangat jelas!! Makasih ya dok J

HARI KESEMBILAN ADA TIGA MATERI HAHAHA

Respiration and Cerebros Spinal Fluid, Hormone Structure, and Vitamine Metabolism…

Seperti biasa dosen utk respiration and cerebros spinal fluid oleh drg.setyohadi… menyenangkan….

Hormon structure.. hadehhh dosennya bikin ngantukk. Suaranya kecil.. nggak tega dengernya dok…

Vitamine metabolism…. aku udh g heran dengan dosen ini… yang terkenal dengan kata2nya “Critical Thinking” hehehe nggak banyak yg spesial..

HARI KESEPULUH……MENYENANGKAN BANGETTTT KARENA MATERI TERAKHIR DARI BIOSAINS 1 Dosennya pun baik!!!

Nggak ada yang spesial… sih.. :D

HARI KESEBELAS BELAJAR BERSAMA ZOO!

Pagi2 dtnglah di hari yang sangat sepi… karena libur.. tpi aku memaksakan ke kampus utk belajar bersama… senang dpt ilmu.. plus bisa gosip ama amanda dan netty. Hehe

HARI KEDUA BELAS UJIAN!!!!! ARGHHH~~

Exams dengan 100 soal… ckck… mana g bisa tny ke zoo… -.-“ sulitttt udh aku g bisa berkata apa2 lagi….

 

THE END!!

August 13, 2010

Hidradenitis Suppurativa

Filed under: Artikel Kesehatan


HIDRADENITIS SUPPURATIVA

 

Hidradenitis adalah radang kelenjar keringat. Pada pengertian yang utuh adalah infeksi supuratif kelenjar keringat apokrin (kelenjar apokrin ditemukan di aksila, daerah genital, payudara, saluran telinga eksternal (kelenjar ceruminous), dan kelopak mata. Mereka tidak berkembang sampai waktu
pubertas. Mereka terdiri dari kelenjar sekretori melingkar yang terletak di dalam dermis atau subkutan lemak dan saluran lurus yang biasanya bermuara kantong rambut.) yang berat, kronis dan kambuhan.  Penyakit ini merupakan suatu kondisi kronis yang dapat melemahkan pasien. Penyakit ini dapat sangat menyakitkan dan dapat menghasilkan pengeringan luka kronis dan saluran sinus. Hidradenitis suppurativa adalah sebuah penyakit kutaneus (hal-hal yang berhubungan dengan kulit) menyebabkan morbiditas (tingkat yang sakit dan yang sehat di suatu populasi) fisik dan psikologis.1,2,3,4,5,8

 

Hidradenitis S. dapat menyebabkan segala area dari permukaan tubuh kita dimana jaringan kelenjar apokrin ditemukan, tetapi kebanyakan hal ini berakibat di daerah kulit axillae dan daerah perineum inguino. Manifestasi klinis pada tahap awal penyakit ini termasuk komedo yang besar dan serabut nodul yang dapat dilihat. Dalam kasus seperti ini dapat lebih mendalam dan menyatu membentuk bisul dan saluran sinus. Sebagai tambahannya, berwarna gelap, plak peradangan yang disusupi dapat terlihat. Tekanan dapat menyebabkan sekresi nanah, sebum (sekresi berminyak dari kelenjar sebaseus) atau sebuah sekresi yang berbau busuk. Pada poin selanjutnya, penyakit ini ditandai dengan banyak daerah bekas luka akibat peradangan yang terbakar. Daerah penyembuhan yang telah disebabkan oleh hidradenitis suppurativa  dengan berbekas luka dapat menyebabkan kontraktur (kondisi pemendekan dan pengerasan sebuah otot, tendon, atau jaringan lainnya, selalu menyebabkan perubahan bentuk tubuh sebagian, dan terjadi rasa kaku pada sendi) dan sangat membatasi mobilitas anggota tubuh. Komplikasi yang paling berat dari hidradenitisi suppurativa pada daerah anogenital (daerah yang berhubungan anus dan genital) adalah perkembangan karsinoma sel squamos pada dasar peradangan kronis.6,7

Beberapa faktor dalam tahun 2008 di Amerika Serikat dijelaskan, terdapat tiga faktor yaitu faktor eksogenik, faktor endogenus, dan faktor mikrobiologi. Pada faktor eksogenik, kepastian etiologi dari hidradenitis suppurativa tidak dapat diketahui. Merokok merupakan hal yang tidak diragukan berkaitan dengan perkembangan penyakit ini. Serangkaian riset telah dikonfirmasi bahwa terdapat proporsi lebih besar secara signifikan dari sekelompok  pasien perokok dengan hidradenitis suppurativa di dalam perbandingan kelompok kontrol. Proporsi pasien dengan penyakit hidradenitis suppurativa serta merokok dilaporkan pada 84-89% dibandingkan kepada proporsi di dalam kelompok kontrol yaitu antara 23-46%. Pada mekanisme patogenik yaitu antara perokok dengan penyakit hidradenitis suppurativa tidak diketahui. Merokok mempengaruhi kemotaksis di dalam granulosit neutrofilik. Mekanisme ini mungkin memainkan peranan di dalam etiologi dari pustulosis palmoplantar dan mungkin juga terkait  dalam perkembangan hidradenitis suppurativa. Kita berasumsi bahwa dengan berhenti merokok  mempunyai efek positif dalam perkembangan penyakit ini tetapi studi prospektif  masih kurang. Obesitas mungkin tidak secara langsung terkait dengan penyakit hidradenitis suppurativa. Dalam 45% pasien dengan penyakit hidradenitis suppurativa berkeringat dan terasa panas; dalam 35% stress dan kelelahan dan dalam 16% yang mengenakan pakaian yang ketat menyebabkan keburukan kepada penyakit hidradenitis suppurativa. Pada faktor endogenus adalah hal yang esensial dari patogenesis penyakit hidradenitis suppurativa adalah efek dari androgen di dalam pembentukan folikel ujung yang diwariskan di dalam aksila dan daerah anogenital, karena hidradenitis suppurativa adalah yang pertamanya sebuah penyakit peradangan folikel ujung yang diwariskan. Hidradenitis suppurativa juga terjadi di wariskan secara genetik. Riset pertama tentang pola pewarisan diteliti oleh Fitzsimmons et al. pada tahun 1984. Tiga keluarga dengan anggota 21 keluarga disebabkan oleh hidradenitis suppurativa diuji. Salah satu dari tiga keluarga yang diteliti, anggota keluarga pada tiga generasi semuanya terpengaruh, pada dua anggota keluarga lainnya; dua generasi masing-masing dengan hidradenitis suppurativa dilaporkan. Satu tahun kemudian peneliti mengembangkan risetnya dan menguji 26 pasien dengan penyakit hidradenitis suppurativa dengan keluarga mereka. Information yang didapatkan dari riwayat keluarga mungkin dapat didapatkan dari 23 pasien. Di tengah-tengah 14 pasien dari total 37 lebih lanjut terpengaruh anggota keluarga ditemukan. Di dalam sembilan keluarga dengan pasien satu-satunya yang jelas terpengaruh. Sedangkan pada faktor mikrobiologis, peranan koloni bakteri dan/atau infeksi dalam patogenesis dari hidradenitis suppurativa didiskusikan secara kontroversial. Dalam penyebarannya di permukaan kulit, pada bakteri yang terlibat di dalam Hidradenitis S. tidak konsisten dan tidak terduga. Pada pasien dengan kultur bakteri positif yang telah tumbuh seperti Staphylococcus epidermis, Escherichia coli, Klebsiella, alpha Streptococcus, bakteri anaerob, dan difteroid. Dalam waktu yang lama hal ini menjadi diasumsikan bahwa kontaminasi atau infeksi oleh mikroorganisme yang spesifik menjadi milik kepada faktor yang menjadi penyebab langsung dari penyakit hidradenitis suppurativa.3,7

Daftar Pustaka

1.                  Wijaya, Danu W. 2009. Medical Dictionary. Jakarta: Wacana Intelektual.

2.                  Jansen, T; Altmeyer, P. 2005. Hidradenitis Suppurativa. Review Article JEADV, 15: 532-540.

3.                  Mitchell, Karen M.; Beck, David E. 2005. Hidradenitis Suppurativa. Surgical Clinics N Am,82: 1187–1197.

4.                  Dewan Pendidikan Nasional. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakara: Balai Pustaka.

5.                  Kennedy, Jane. 2008. Hidradenitis Suppurativa. A diagnostic dillema for sexual health NZMJ,10:223-242.

6.                  Menderes, Adnan. 2010. Surgical Management of Hidradenitis Suppurativa. International Journal of Medical Science,7:240-247.

7.                  Daniela, Meixner; Schneider. 2008. Acne inversa. JDDG,11:252-280.

8.                  Hall, John. 2005. Sauer’s Manual of Skin Diseases 13th Edition. Amerika Serikat: Wikkins Publisher.

Hidradenitis Suppurativa (English Version)

Filed under: Artikel Kesehatan

HIDRADENITIS SUPPURATIVA

Hidradenitis supparativa is an inflammation of the sweat glands. The whole meaning of this disease is apocrine sweat gland infection supurativa (Apocrine glands are found in the axillae, genital region, breast, external ear canal (ceruminous glands), and eyelid (Moll’s glands). They do not develop until the time of puberty. They consist of a coiled secretory gland located in the deep dermis or subcutaneous fat and a straight duct that usually empties into a hair follicle.) that really severe, chronic, and recurrent. The disease can become quite painful and debilitating.  Hidradenitis suppurative is a kind of cutaneous disease (something relating to skin diseases) may affect physical and physicological morbidity (levels of sick and healthy in a population).1,2,3,4,5,8

Hidradenitis suppurative may affect any area ofthe body surface where apocrine glandular tissue is found, but most often it affects the skin of the axillae and inguinoperineal regions. Clinical manifestations in early stages of the disease include giant comedones and firm palpable nodules. In the further course these can coalesce deeply and form large abscesses and sinus tracts. Additionally, darkly colored,infiltrated inflammatory plaques are seen. Pressure can cause secretion of pus, sebum or a foul-smelling secretion. At a later point in time the disease is characterized by numerous scarred areas as theresult of burned out inflammatory lesions. Healing of areas affected by acne inversa with scarring can lead to contractures (a condition of shortening and hardening of muscles, tendons, or other tissue, often leading to deformity and rigidity of joints) and greatly limit the mobility of the limbs. The most severe complication of acne inversa of the anogenital region is thedevelopment of squamous cell carcinoma on the basis of chronic inflammation.6,7

Several Factors in 2008 in the United States, reported, that there are three factors involved, exogenic factors, endogenous factors, and microbiologic data. At exogenic factors, the exact etiology of hidradenitis suppurativa is without doubt associated with the development of hidradenitis suppurativa. A series of studies has confirmed a significantly larger proportion of smokers in patient collectives with hidradenitis suppurativa in comparison to control groups. The proportion of patients with hidradenitis suppurativa who smoke regularly is reported at 84–89 % compared to the proportion in control groups between 23–46 %.The pathogenetic mechanism by which smoking leads to hidradenitis suppurativa is unknown. Smoking induces chemotaxis in neutrophilic granulocytes. This mechanism possibly plays a role in the etiology of palmoplantar pustulosis and may be involved in the development of hidradenitis suppurativa. We presume that stopping smoking has a positive effect on the course of the disease but prospective studies are lacking. Obesity is probably not directly involved in the development of hidradenitis suppurativa. In 45 % of patients with hidradenitis suppurativa sweating and heat; in 35 %, stress and exhaustion; and in 16 %, wearing tight clothing leads to deterioration of the disease. For the endogenous factors,  essential for the pathogenesis of hidradenitis suppurativa is the effect of androgens in the formation of terminal heir follicles in the axillae and anogenital regions, as hidradenitis suppurativa is primarily an inflammatory disease of terminal heir follicles. Hidradenitis suppurativa often occurs in a familial fashion, so that genetic factors probably play a role. The first study on a possible hereditary pattern was performed by Fitzsimmons et al. in 1984. Three families with 21 family members affected by hidradenitis suppurativa were examined. In one of the three families studied, family members in three generations were affected, in the other two families; two generations each with hidradenitis suppurativa were reported. One year later the authors expanded their study and examined 26 patients with acne inversa and their families. Information on family history could be obtained from 23 patients. Among 14 patients a total of 37 further affected family members were found. In nine families the patients were the only clearly affected family member. As in the role of bacterial colonization and/or infection in the pathogenesis of hidradenitis suppurativa is discussed controversially. The bacterial flora involved in hidradenitis is inconsistent and unpredictable. Wounds in patients with positive cultures have grown bacteria such as Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli, Klebsiella, Proteus, alpha Streptococcus, anaerobic bacteria, and diptheroids. For a long time it was presumed that contamination or infection by specific microorganisms belong to the triggering factors.3,7

                                                                               

References

1.                  Wijaya, Danu W. 2009. Medical Dictionary. Jakarta: Wacana Intelektual.

2.                  Jansen, T; Altmeyer, P. 2005. Hidradenitis Suppurativa. Review Article JEADV, 15: 532-540.

3.                  Mitchell, Karen M.; Beck, David E. 2005. Hidradenitis Suppurativa. Surgical Clinics N Am,82: 1187–1197.


4.                  Dewan Pendidikan Nasional. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakara: Balai Pustaka.

5.                  Kennedy, Jane. 2008. Hidradenitis Suppurativa. A diagnostic dillema for sexual health NZMJ,10:223-242.

6.                  Menderes, Adnan. 2010. Surgical Management of Hidradenitis Suppurativa. International Journal of Medical Science,7:240-247.

7.                  Daniela, Meixner; Schneider. 2008. Acne inversa. JDDG,11:252-280.

8.                  Hall, John. 2005. Sauer’s Manual of Skin Diseases 13th Edition. Amerika Serikat: Wikkins Publisher.

June 9, 2010

Dear a poor people there! (by Detya Pitaloka Sari)

Filed under: Curahan Hati

.manusia terlahir dalam keadaan sama.
.namun takdirlah yang membedakan.
.semua kerumitan hidup telah aku rasakan sejak kecil.
.yang mungkin tak terbayangkan bagi orang awam.
.kau mengetahui semua itu.
.walaupun hanya sebatas.
.seharusnya kau lebih mengerti bagaimana cara memperlakukanku.
.namun kali ini aku sadar.
.ternyata kau tak lebih dari seseorang picik yg hanya mengandalkan emosi.
.batinmu tak lebih kaya dari aku.
.walaupun ak seseorang yang tidak memiliki apapun d dunia ini.
.dan tiada sebutirpun yang dapat aku banggakan dari hidupku.
.tidak dalam kluarga,prestasi,bahkan harta ataupun hal duniawi lainnya.
.kau memiliki semuanya.
.hidupmu lengkap.
.sempurna,,sesempurna luka batinku yang telah kau torehkan.
.terima kasih.

 

By:  Detya Pitaloka Sari on Facebook. (e-mail): thieyhaa.uq@gmail.com

April 14, 2010

Maaf komentar anda yang tidak terbalaskan, maka dengan ini saya beritahukan kepada anda….

Jika anda ingin memberi komen pada artikel yang telah saya muat, sila hantar/kirim komentar anda melalui e-mail rezdy.tofan.bhaskara@gmail.com.

jika anda mengirim komentar anda pada alamat e-mail di atas, insya allah pembalasan komentar anda akan saya balas secepatnya.

jika anda mengirim komentar anda pada artikel yang bersangkutan, pembalasan komentar kemungkinan tidak terbalaskan.

Format Pengiriman komentar

tulis subjeknya dengan format: <<JUDUL ARTIKEL>> Nama anda

 

Voila! Je m’appelle Rezdy ,,

Filed under: Artikel Umum

C’est mercredi, ya ya…

hari ini terakhir saya telah menyelesaikan seluruh exams2 saya!!! seneng banget… 

November 29, 2009

UNAS 2010

Filed under: Berita Terbaru!

NILAI STANDAR UNAS TETAP 5.5! PELAKSANAAN UNAS SMA 2009 TANGGAL 22-26 MARET 2009! SOAL UNASM 2010 = STANDAR SOAL UNAS 2009.. (KATA KORAN JAWAPOS EDITION LE DIMANCHE VINGT-DIX-NEUF NOVEMBRE DEUX MILLE NEUF)

November 14, 2009

UNAS!

Jadwal Ujian Nasional (UN) 2010 Lengkap : SMA/MA, SMP/MTs dan SD/MI 2009 NOVEMBER 14 tags: jadwal un, ujian nasional, un 2010 by nusantaraku Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sekolah dipercepat menjadi minggu ke-3 Maret 2009. Informasi pelaksanaan UN SMP-SMA 2010 didasarkan Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan Nasional No 74 dan 75 tahun 2009 tentang UASBN SD/MI serta Ujian Nasional SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMK Tahun Pelajaran 2009/2010. Peraturan ini ditandatangani Menteri Pendidikan Nasional Prof. Bambang Sudibyo pada 13 Oktober 2009, seminggu sebelum diganti dengan Mendiknas Prof. Muh Nuh Kabinet Indonesia Bersatu II. Jadwal tahun 2010 ini lebih cepat dari UN yang biasanya berlangsung pertengahan April. Hal ini disebabkan UN 2010 akan dilaksanakan 2 kali yakni terdiri dari UN utama dan UN ulangan. Siswa yang tidak lulus pada UN utama, bisa mengulang pada UN tahap kedua (enak dong..diberi kesempatan 2 kali).. UN ulangan dilaksanakan setelah pengumuman UN utama atau tepatnya 8 minggu setelah pelaksanaan UN utama. Berikut periode pelaksanaan UN 2010 : Tingkat SMA/MA, SMALB, dan SMK : UN Utama : minggu ke-3 Maret 2010. UN Ulangan : minggu ke-2 Mei 2010. Tingkat SMP/MTs dan SMPLB UN Utama : minggu ke-4 Maret 2010 UN Ulangan : minggu ke-3 Mei 2010. UN SMA/MA 2010 (Pelajaran, Jumlah Soal, Waktu dan Jadwal) Berikut adalah mata pelajaran, jumlah soal dan waktu yang disediakan untuk UN Utama Tingkat SMA dan MA 2010. UN 2010 SMA Program IPA No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal 1 Bahasa Indonesia (I) 50 120 menit Senin, 15 Maret 2010 2 Bahasa Inggris 50 120 menit Selasa, 16 Maret 2010 3 Matematika 40 120 menit Rabu, 17 Maret 2010 4 Fisika 40 120 menit Kamis, 18 Maret 2010 5 Kimia 40 120 menit Jum’at, 19 Maret 2010 6 Biologi (II) 40 120 menit Senin, 15 Maret 2010 UN 2010 SMA Program IPS No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal 1 Bahasa Indonesia (I) 50 120 menit Senin, 15 Maret 2010 2 Bahasa Inggris 50 120 menit Selasa, 16 Maret 2010 3 Matematika 40 120 menit Rabu, 17 Maret 2010 4 Ekonomi 40 120 menit Jum‘at, 19 Maret 2010 5 Sosiologi 40 120 menit Senin, 15 Maret 2010 6 Geografi (II) 40 120 menit Kamis, 18 Maret 2010 UN 2010 SMA Program Bahasa No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal 1 Bahasa Indonesia (I) 50 120 menit Senin, 15 Maret 2010 2 Bahasa Inggris 50 120 menit Selasa, 16 Maret 2010 3 Matematika 40 120 menit Rabu, 17 Maret 2010 4 Sastra Indonesia 40 120 menit Kamis, 18 Maret 2010 5 Sejarah /Antro (I) 40 120 menit Senin, 15 Maret 2010 6 Bahasa Asing Pilihan 40 120 menit Jum’at, 19 Maret 2010 UN 2010 SMK No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal 1 Bahasa Indonesia 50 120 menit Senin, 15 Maret 2010 2 Bahasa Inggris 50 120 menit Selasa, 16 Maret 2010 3 Matematika 40 120 menit Rabu, 17 Maret 2010 4 Teori Kejuruan - - - UN 2010 MA No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal 1 Bahasa Indonesia (I) 50 120 menit Senin, 15 Maret 2010 2 Bahasa Inggris 50 120 menit Selasa, 16 Maret 2010 3 Matematika 40 120 menit Rabu, 17 Maret 2010 4 Ilmu Tafsir 40 120 menit Jum’at, 19 Maret 2010 5 Ilmu Hadist 40 120 menit Kamis, 18 Maret 2010 6 Ilmu Kalam (II) 40 120 menit Senin, 15 Maret 2010 UN SMP / MTs 2010 (Pelajaran, Jumlah Soal, Waktu dan Jadwal) Berikut adalah mata pelajaran, jumlah soal dan waktu yang disediakan untuk UN Utama Tingkat SMP dan MTs 2010 UN 2010 SMP/MTs No Mata Pelajaran Soal Waktu* Tanggal 1 Bahasa Indonesia 50 120 menit Senin, 22 Maret 2010 2 Matematika 40 120 menit Selasa,23 Maret 2010 3 B. Inggris 50 120 menit Rabu, 24 Maret 2010 4 IPA 40 120 menit Kamis, 25 Maret 201 UASBN SD/MI 2010 (Pelajaran, Jumlah Soal, Waktu dan Jadwal) Berikut adalah mata pelajaran, jumlah soal dan waktu yang disediakan untuk UASBN Utama Tingkat SD dan MI 2010. UN 2010 SD/MI No Mata Pelajaran Soal Waktu* Tanggal 1 Bahasa Indonesia 50 120 menit Senin, 5 April 2010 2 Matematika 40 120 menit Selasa, 6 April 2010 3 IPA 40 120 menit Rabu, 7 April 2010 Keterangan: Alokasi Waktu = waktu total UN (persiapan, ujian, dan selesai).Waktu Efektif UN adalah 120 menit (2 jam) UN dilaksanakan mulai pukul 08.00-10.00 untuk setiap sesi pelajaran, dan kecuali mata pelajaran ke-2 (II) untuk tingkat SMA/MA yang dilaksanakan pada hari Senin bersama mata pelajaran Bahasa Indonesia. Standar Kelulusan UN 2010 Standar kelulusan UN 2010 sebenarnya sama dengan UN tahun 2009 yakni peserta UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK tahun 2010 dinyatakan lulus jika: memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya; khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN. Catatan Penting! Pihak sekolah dilarang memungut biaya pelaksanaan UN, karena semua biaya penyelenggaraan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah dan pemerintah daerah. Mohon untuk menjadi perhatian para guru dan pihak sekolah agar tidak mencoba-coba memungut biaya UN. Dan bagi adik-adik pelajar, jangan sekali-kali mau membayar biaya UN. Dan jika adik-adik menemukan hal ini, segera lapor ke sini karena merupakan tindakan koruptif. Kabar Baru! Berbeda dengan pelaksanaan UN tahun-tahun sebelumnya, pelaksanan UN 2010 menggunakan metode exchange place yang hampir sama dengan proses SNMPTN. Yakni para siswa sebuah sekolah akan melaksanakan UN di tempat/sekolah berbeda, yang mana akan bercampur dengan siswa-siswa dari sekolah lain dalam satu kecamatan/kabupaten. Artinya, setiap peserta akan melaksanakan UN dalam satu ruangan terdiri atas peserta ujian dari beberapa sekolah/madrasah dalam satu kecamatan dan/atau kabupaten/kota. (Pasal 14 Permendiknas 75 tahun 2009). Sistem ini diyakin dapat mengurangi tingkat kecurangan UN yang dilakukan oleh pihak sekolah, diknas dan murid yang selama ini masih terus terjadi. Selamat belajar dengan sungguh-sungguh. Semoga Sukses dengan prestasi gemilang! dari http://nusantaranews.wordpress.com/2009/11/14/jadwal-lengkap-un-2010-smama-smpmts-dan-sdmi/

November 5, 2009

my life according to Dato’ Siti Nurhaliza

Filed under: Artikel Umum

My Life according to Dato’ Siti Nurhaliza Using only songs name from one band or
artist, cleverly answer these questions. Pass
it on to 10 people. You can’t use the band I
used. Try not to repeat a song title. It’s a lot
harder than you think!. Report as “my life
according to (band name or Artist)”.
1. Pick your artist: Dato’ Siti Nurhaliza
2. Are you male/female: Lelaki
3. Describe yourself: Kedamaian
4. How do you feel: Betapa ku Cinta padamu.
5. If you could go anywhere, where would
you go: Sanggar Mustika
6. Your favourite form of transportation:
langkah di persada.
7. Your best friend is: Ya rasulullah.
8. You and your best friend are: Asmaul
Husna.
9. What’s the weather like: Panas berteduh
gelap bersuluh.
10. Favorite time of day: Suara Takbir.
11. If your life was a TV show, what would it
be called: Diari Hati.
12. What is life to you: Kesilapanku.
13. Your relationship: Cari-cari.
14. Your fear: Jalanan Berduri.
15. What is the best advice you have to give:
Tanpa dendam di Hati.
16. How I would like to die: Seribu
Kemanisan.
17. My soul’s present condition: Debaran
Cinta.
18. My motto: Impianku nyata, Tak boleh
lupa.
19. Describe where you currently live: Bumi
anbia..
Keterangan:
7. Aku mendambakan seorang teman atau
pemimpin seperti Rasulullah.
8. Asmaul husna ada sifat yang terbaik yang
ingin ku raih.
10. Setidaknya untuk akhir ramadhan aku
ingin waktu itu tiba.
12. Manusia sering berbuat silap
..
In this note: Randy Kreyzie, Fega Dickherber,
MeLcy MiMi, Elina Kuhara Kashiwagi, Fathya
Portra Agusta, Okky Fitria Dana Tenji, Darren
Addison, AiyCal LuphMe, Nashardy Rijiman,
DNoticed Nez, Diah Ayu Ivonny KCerzz,
FirdhaUssy Nindya S, Firman Mcrmy, Putry
Putzy Pyutz, Lia Leehem, Cacca Luph Mocci,
Mocci Luph Cacca, Sifa Siti Alifah, Oshy N
Think, Abdan Sakur, Agus Saputra, Alight
Sei, Alive Schweigen, Dimas Mac, R Joza
Emerald Nouvantoro, Chieko Kalista
Jasmine, Freshsya Zatalini Asli, Ixsora Gupita
Cinantya, Scaneea Radeefa, Orcheed Deepha
Orchidifa

October 28, 2009

Penderitaan ujian akhirnya berakhir

Filed under: Curahan Hati

Sejak tanggal 1 Juni 2009 aku sudah menghadapi ujian semester di kelas XI IPA.

minggu pertama di bulan Juni merupakan ujian Mata pelajaran IPA dalam bahasa inggris.  Dalam ujian bisa aku ambil simpulan yaitu ujian tersusah adalah FISIKA, dan ujian termudah adalah KIMIA.

dengan urutan dari yang paling mudah sampai yang paling sulit yaitu sebagai berikut:

1. KIMIA

2. MATHEMATICS

3. ENGLISH

4. BIOLOGY

5. ICT

6. FISIKA

Pada mata pelajaran ICT, juga dijajakan soal-soal yang sulit, tetapi saya bisa bertanya pada teman-teman (istilah lain nyontek hehehe).

pada mata FISIKA, soal-soal yang dijajakan SANGAT SULIT dan MEMBINGUNGKAN, sehingga mau bertanya pun juga bingung karena teman-teman tidak bisa mengerjakan 

Akhirnya

Filed under: Curahan Hati

Akhirnya blog ini bisa dibuka.. Hehee ^__^

May 8, 2009

Cerita Sertifikasi Cambridge International Exams ICT 22-23 April 2009

Filed under: Curahan Hati

aku datang pukul 12.30 WIB untuk menghindari segala yang berbau keterlambatan…
Aku menunggu teman2 seperjuangan dalam ujian ICT (IGCSE) selama 10 menit.
Teman2ku telah datang untuk menghadapi ujian yang kelihatannya begitu mencekam.
Aku tetap berusaha untuk menenangkan diri dengan berbicara dalam hati “Tenang, soalnya mudah”.
Pukul 13.05 WIB pada jam tanganku, sedangkan di ruang ujian menunjukkan pukul 12.55 WIB..
Aku memasuki ruangan yang tak pengap, tak dingin, tapi tak berkeringat. Aku melihat mejaku dan mencari dimana tempat dudukku dengan komputerku yang aku hadapi.
Aku melihat dan berbicara dalam hati “Oh ini tempat dudukku”. Guru pengawas pun mulai menyuruh kita untuk berdoa dan aku pun melakukannya.
Aku mulai membuka soal dan ternyata soal pertama tentang Website Authoring. (***Flash back*** aku telah belajar dengan tipe soal yang sama banget dengan yang diujikan tadi siang).
Aku telah mengerjakan soal tentang website authoring hanya dalam waktu 20 menit saja. Aku mulai berpikir takabur dan sombong, lalu berbicara dalam hati “wah bentar lagi selesai nih”…..
Aku mulai mengerjakan soal bagian dua yaitu tentang membuat template Power Point…. Suruhan demi suruhan aku lakukan dengan cermat. Aku jalankan segala perintah yang ada. Aku telah selesai membuatnya. Kemudian aku mau mencetak dengan rasa penuh bangga. Lalu secara tak sengaja aku mematikan alat penyeimbang listrik (Stavolt), langsung komputernya mati seketika…. Langsung HAHHHH!!!!!!! Aku lemes……. Tapi aku berpikiran “Oh iya aku sudah menyimpan filenya”
Tahukah anda apa yang setelah itu terjadi???? Filenya kehapus OTOMATIS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Aku langsung marah2 seketika…… Jyammbbbrettttt…… Langsung adik kelasku memberi kata2 “Sabar”….. Ya sabar sih iya tpi hilang filenya itu lo……. Katanya gurunya juga bilang “dari kemarin kamu kok apes trus sih?”…. waaarrrrrr………….
Aku mula mengerjakan lagi… dengan rasa mangkel…. Setelah selesai lagi langsung aku takabur lagi…… dengan perasaan dalam hati “wah… udh selesai, langsung aja nanti facebook-an”. Dan ada perintah soal yang mengharuskan di screenshot dan itu aku salah pencet dengan tombol “POWER”.. TOMBOL INI BERFUNGSI UNTUK MEMATIKAN KOMPUTER SEKETIKA!!!!!

Langsung aku diam seketika lagi… huhuhuhuhuhuh
Lalu aku buat jengkel dengan membuat template pp sebanyak dua kali sudah.!!! Lalu aku menyelesaikan tugas terakhir saja untuk mempersingkat waktu (masalah PP belakangan) dan Allah SWT memberikan aku sebuah keberuntungan yang amat sangat bagus nan indah!!!…

Soal terakhir tentang Ms.Excel yang wow sangat mudah!!! Saya menyelesaikan hanya dalam waktu 10 menit…. senang….!!!!!!!!!!! (berdasarkan pengalaman teman yang ikut sertifikasi untuk adik kelas [X, sepuluh SMA] dan anak dari SMP. Semua mengatakan soal di Ms. Excel sangat SUUULIITTTTTTTTTTT, sampai2 nggak dikerjakan belas.. ALHAMDULILLAH YA ALLAH!!!
Langsung aku dengan penuh kehati-hatian mengerjakan soal membuat template PP… … dan AKHIRNYA SELESAI!!!!!!!!! DAN PULANG DENGAN PENUH TAWA!!!!

April 30, 2009

How real is reality TV?

Filed under: Artikel Umum

 

Matheos Viktor Messakh ,  The Jakarta Post ,  Jakarta   |  Sat, 04/25/2009 1:34 PM  |  Entertainment

Waiting for the drama: Reality show hosts Panda (left) and Mandala on the set of TransTV top rated program Termehek-mehek. Courtesy of TransTVWaiting for the drama: Reality show hosts Panda (left) and Mandala on the set of TransTV top rated program Termehek-mehek. Courtesy of TransTV

When life becomes boring, people turn to the drama of movies and soap operas. When these dramas become soaked in pathos, we stoop to the last resort:The reality show.

A huge number of reality TV programs have been flooding our screens recently, claiming to provide us with real footage of stories and events.

Covering a wide range of genres, from elimination game shows, dating competitions, makeover projects and talk shows, these programs have attracted millions of viewers.

With the lure of an hour of fame, reality TV shows coax an inexhaustible string of participants willing to do anything from revealing personal stories, to eating bizarre animals to walking on fire in the jungle.

Reality TV contestants are sometimes criticized as "B grade" celebrities who occupy an absurd form of fame.

Despite the name, perhaps "reality" TV still uses the age old recipe of entertainment: conflict and dramas.

Even with these old-school elements, reality shows surpass the ratings of prime time soap operas.

Take Termehek-mehek, a program on TransTV where hosts - Panda and Mandala - help participants find their missing loved-ones.

The latest AGB Nielsen rating for March 2009 put Termehek-mehek on the top of the list of 100 programs from all stations nationwide.

After success with Termehek-mehek, the station now produces other reality programs such as Orang Ketiga (The Third Person), Happy Family: Me vs Mom, Makin Gaya (Get Stylish), Realigi, First Love, and Jika Aku Menjadi (If I were).

The 2009 Panasonic Awards confirmed that TransTV is dominating the ratings war with its long list of reality programs.

Termehek-mehek, which started in May 2008, was awarded the most popular reality show, while the presenter of Happy Family: Me vs Mom, Ruben Onsu, was awarded the most popular reality show presenter.

But how real is TV reality show?

Termehek-mehek executive producer Herny Mulyani said the popularity of reality shows was a response to the fact that many TV programs had been accused of being overtly unrealistic.

"We are trying to create something the audience can relate to as well as be entertained by," she explained.

Reality TV shows plots were also more authentic and engaging than scripted dramas, said Herny.

"An affair would be much more interesting if it was real rather than scripted.

"People will feel the emotion if, for example, they watch people fighting for real or if they see our crews being beaten."

Despite the "real" aspect of on screen conflict, film crews often try to provoke emotional responses from their participants before the cameras start rolling.

"We talk to people about their problems. Sometimes we ask people related to the participants to work with us also," she explained.

Herny said crew members filmed real negotiations that usually involved conflict, but did not air the footage without the consent of the people involved.

"At the end of the filming, we will persuade them to allow us to use the footage.

"Sometimes we succeed, other times we have to abandon the shots altogether."

Some also give their consent conditionally, requesting the footage be shown only once or with blurred faces, street signs or license plate numbers.

The TransTV production department head, Roan Y. Anprira, said all stories were based on true events, but the production crews employed "certain measures to achieve their desired effect".

Anprira denied claims that some episodes were too good to be true, where for example, very complicated problems were solved in very short periods of time.

"People don’t know how many failures we have been through during our production. We only air successful projects, but we also have lots of unresolved stories," he said.

However, he admitted that if crew members failed to locate certain people needed, relatives and friends would take their place.

Social psychologist from Yogyakarta’s Gajah Mada University, Helly Soetjipto, doubted programs dubbed "reality" actually presented the facts.

"If these programs are real, it might help people improve their self esteem. But if these programs are fake, then TV stations have provided false knowledge about how to deal with life’s problems," Soetjipto said. "The thing is, this kind of knowledge will be imitated in real life."

Andi Christianto, the executive producer of Shandiego Creative Media - a production house that produces reality shows for SCTV - said people misunderstood the term "reality show".

For him, nothing is real in any program titled "show", even when coupled with the term "reality".

"Reality shows exploit real stories that we get from the audience. They can’t be as real. There are always some modifications. Even a documentary needs editing," said the man who produced Cinta Lama Bersemi Kembali (Old Love blooms), Pacar Pertama (First Love), Backstreet, Cinta Lokasi, Mak Comblang (Matchmaker), Cinta Monyet (Puppy Love), and (Hesitate).

Filming could even be repeated several times due to the poor acting skills of the cast.

"To be honest there is no filming that isn’t directed or that is not noticed by the people who are filmed," he said.

Although the production cost of a reality program could be as low as half of the production cost of a scripted program, filming people without their permission, said Christianto, was risky and unethical.

"It’s trapping people. Who would dare losing million of dollar being sued?"

A set-up reality is not only related to risk of losing money, but also to time.

Therefore, events on screen are manipulated through editing and other post-production techniques.

"If we follow the event in real time, we would never meet the deadline. The filming takes about two hours and the editing take at least three days."

In light of this, would you still watch reality TV?

Perhaps, as we are driven by our thirst for real drama, reality TV won’t cut it anymore.

Or perhaps we will always thrive on the humiliation and conflict of others.

Either way, we seem to have turned a blind eye to "reality".

 

Source: http://www.thejakartapost.com/news/2009/04/25/how-real-reality-tv.html 

 

March 14, 2009

Script for Observations in Taman Dayu

Filed under: Script Taman Dayu

 

 

OUTLINE OBSERVASI TAMAN DAYU:

OUTSIDE:

-          KFC

-          Avan Supermarket

-          Store and House

-          Food Terrace

-          Little Shanghai

-          Jogging Activity

INSIDE:

-          Country Estate

-          Splash The Waterpark

-          Klub Alam

-          The Pavilion

-          Jack Nicklaus Golf Course

-          Foothill Estate

-          Golf Regency

-          Royal Golf Estate

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

**BEGINNING**

DIRECT SPEECH: Welcome to Taman Dayu. Taman dayu is City of Festival. The green, cool and beautiful golf course designed by Jack Nicklaus, has inspired Taman Dayu to create a new concept of exclusive resort, offering tranquility, freshness and joyfulness.

INDIRECT: Taman Dayu is one of the innovations created by Ciputra Group which will compose The Taman Dayu into a more integrated outdoor resort. With panoramas of fairways, greens, gardens, and beautiful lakes, Make sure that happiness and laughter will always accompany your daily life. Now, under the new management, a joint partnership between Ciputra and Sampoerna, Taman Dayu appears with a different concept. With the motto ‘City of Festivals’, the resort offers a cheerful festive nuance. (READ BY REZDY)

The Ciputra Group added The Taman Dayu on April 2005 and expanded its project portfolio in the East Java province. Today, The Taman Dayu has transformed itself into "The City of Festivals," a prestigious estate with natural beauty blended with numerous residential and recreational facilities.

The main gate of The Taman Dayu was recently transformed into "Festival Junction" — a combination of a food court terrace, shopping area, and amusement park. This revitalized estate creates a fun and festive atmosphere to welcome successful individuals, young couples, and families! (READ BY RIZZAH)

**KFC**

DIRECT: Colonel Sanders, Is any body never hear this name before? I guess everyone had ever heard this name. 50 secret spices, Internationalized Taste, and Great Food for many countries.

INDIRECT: The company was founded as Kentucky Fried Chicken by Colonel Harland Sanders in 1952, though the idea of KFC’s fried chicken actually goes back to 1930. The company adopted the abbreviated form of its name, KFC, in 1991. Starting in April 2007, the company began using its original appellation of Kentucky Fried Chicken again for its signage, packaging and advertisements in the United States as part of a new corporate re-branding program.

**AVAN SUPERMARKET**

DIRECT:  a wide variety of food and household merchandise, meat, fresh produce, dairy, and baked goods departments are provided by Avan Supermarket.

Indirect: NONE

 

 

**MERRY GROUND**

DIRECT: Suitable for all kids. Satisfied your child.

INDIRECT: This merry ground is constructed in front of Avan Supermarket. And can make our child happy and satisfied.

**STORE AND HOUSE**

DIRECT: Store residences are a business site which is blended with internationally-nuanced recreation spots.

Indirect: These store are offers great business opportunities. The stores residences will become a central for business activities in Pandaan area and become a destination for consumers from other areas such as Pasuruan, Lawang, Malang and Surabaya to spend their week-end with relatives.

**Food Terrace**

DIRECT: Many kinds of food and beverages are offered by Food Terrace in Taman Dayu from around district in Indonesia.

Indirect: The proudest Bakso from Malang, Noodle, Soto, Lamb Curry, Mixed Ice (Es Campur), Fruit Ice (Es Buah), Many kinds of Fresh juices, and others kinds of Food and Beverages.

**Little Shanghai**

Direct: Need something for your Lifestyle? It was exciting and magnificents places that known in Pandaan Regency. (And Then Seseorang berbicara, “Wow, I am interested with these places and it was fascinating.”)

Indirect: Well It was true reasons why little shanghai is exciting, magnificent, and fascinating. Little shanghai provides salon for your recent hairstyles, karaoke places for make closer with your relatives, clothes, shoes, and bags for your recent styles, also there are some playstations can be rent by all the people for your leisure time or spare time.

**Jogging Activity**

Direct: This one of the way to build your healthiness by jog on the way in the Taman Dayu.

Indirect: Many dwellers have always jogs every morning to build their healthiness. They realizes the healthiness is important.

 

 

—-Inside Taman dayu—-

**Country Estate**

Direct Speech: Located in proximity to Splash the Waterpark with a natural scenery of surrounding hills and the relaxing sound of flowing water at the back of your homes.

Indirect Speech: Spatially organized around a central core, the Country Home allows for easy circulation. Creative storage systems and amenity niches characterize this ideal home for the up-and-coming family buyer.

**Splash The Waterpark**

Direct: A holiday will never feel the same once you’ve visited Taman Dayu Waterpark. With its 4 fun-tastic slides, Taman Dayu Waterpark is specially designed to make your holiday an unforgettably wet experience.

Pada bagian penyutingan gambar tunjukkan yang mana Main Pool, Waterslides, Children pool, dan Flipper Club karena gambar keempat diatas untuk dibuat indirect speech-nya.

Indirect:

-          Main Pool = The spacious main pool, 1300m2 in volume and 120 cm in depth, is equipped for various activities and games such as pool volleyball, pool basketball, and many more.

-          Waterslides = four breathaking waterslides, constructed to meet International Safety Standards.

-          Children Pool = Complete with an Interactive Whitewater playground, the children’s pool is 600m2 in volume and 50 cm in depth.

-          Flipper club = A cozy, air-conditioned kids club, equipped with modern toys, books, and with a variety of fun programs. Specially designed for kids under 12 years of age.

**NATURE CLUB (KLUB ALAM)**

PADA BAGIAN INI ANDA HARUS MENYUTING GAMBAR BANYAK AGAR KATA2 INDIRECTNYA DAPAT TERUCAPKAN!

Direct:  Do you want to make your child to be independent? This place is suitable for your child. These Clubs provides many kinds of programme such as Edutainment, indoor activity room, or outsied activity.

Indirect: There are many kinds of activities that provides by Nature club. They will keep our children busy at nature club or klub alami. On there, They combine fun with education with our specially designed program that entertains their little guests whilst challenging our children mentally.

**Jack Nicklaus Golf Course**

PADA BAGIAN INI DIHARAPKAN MENYUTINGNYA AGAK LAMA KARENA SCRIPT INDIRECTNYA BANYAK!

Direct: Opened in 1995, the club has been established as an outstanding private golf and country club to meet the highest expectations of individuals, families, business professionals and their international counterparts.

Indirect: The course is part of an integrated resort that covers 600 hectares of prime land including exclusive residential homes and villas, spa, waterpark and clubhouse facilities.

The state of the art The Taman Dayu Academy of Golf, nestles in the privacy of it’s own “hidden valley” surrounded with picturesque of natural beauty, has acknowledged as one of the best location in the world by Jack Nicklaus himself.

All golfers are not created equal. Each golfer wishes to fulfill their own ambition to become a better golfer, and everyone realizes there is more than one way to play the game of golf. Therefore, The Taman Dayu Academy of Golf is ready to assist any level of golfer who wishes to improve their overall game. From the serious student who wishes to reach a much higher level of perfection to the very new beginner, our professional staff can offer special programs designed especially for you.

The Academy offers the best golf academy facilities in Indonesia, complete with driving range, putting course, practice greens, chipping and pitching areas and sand traps.

**THE PAVILION**

Direct: Located in the magnificent surroundings of mount welirang. The Pavilion is Taman Dayu’s banquet and meeting area. These places ideal for business meeting, wedding parties, and other gatherings.

Indirect: Comfortably and luxuriously appointed The pavilion’s air-conditioned business and information centre provides those secretarial facilities that make your business easier, including typing, photocopying, internet access, fax machine, and computer rental.

**FOOTHILL ESTATE (HALIMUN FAJAR)**

Pada bagian ini harap ambil gambar pada tempat ini! Penting!

Direct: Complete with more formal spaces having certain luxuries, the Foothill Home is organized around activity areas and a large central courtyard. 

Indirect: With surrounding grounds featuring pools, fountains, and decks in landscaped gardens, the Foothill Home is designed for the distinctive family.

**GOLF REGENCY**

(pada bagian ini anda menyuting gambar yang agak lama dan banyak agar kata2 indirectnya cukup diucapkan)

Direct: Set independently within the Golf Estate area, the one gate community Golf Regency is uniquely designed for those preferring an atmosphere of closeness and comfort. (pada bagian ini anda harus menunjukkan gate yang ada).

Indirect: The complex is ideally suited for families who have children and pets and who are looking for a safe housing area in a friendly environment with complete facilities. Each unit’s backyard interconnects with its neighbor’s, merging harmoniously with the Golf Regency’s Community Park. (pada bagian ini anda menyuting gambar yang agak lama dan banyak agar kata2 indirectnya cukup diucapkan)

**Royal Golf Estate**

Direct: Royal Golf Estate & Golf Mansion is the newest and the latest development of Golf Resort area in The Taman Dayu.

Indirect: In these clusters, the beauty of green golf courses is combined perfectly with mountainous scenery and the freshness of mountain air.  (TUNJUKKAN GAMBAR PEMANDANGAN GUNUNG DAN SUASANA KESEJUKAN)

*******END******

February 7, 2009

Grade D and E on…. IGCSE

Filed under: Curahan Hati

It was storming and thundering in my heart…..

On 31st January I had taken my result that was really bad for me….. and for many people thinking….
I was sad and dissappointed….. Do you know what the subject that I had taken? English as a Second Language and Physics…..
I got Grade E on E.S.L (Grade 3 for spoken assesment) and I got grade D on Physics….. Those grades are really made me satisfied……
But for many people it was a bad grade….. I know about this….
Reaching Grade A* it really hard to do but it will be easy if my first language was English…….
but my first language is Bahasa Indonesia… So it really hard to understand all the material of the subjects provided.
This is a jolt for me…. this is my own thunderring my feel. It was scream….. to think……
In June 2009 , I’m trying GCE O Level Biology and IGCSE ICT…. Pray to me please to get the best score….
Bye…..

January 10, 2009

Senam SKJ 2008 yang…?

Filed under: Curahan Hati

eemmm untuk kali ini aku akan menghadapi senam SKJ 2008 untuk materi KD (Kompetensi Dasar) Senam Kebugaran……….

Pada gerak pemanasan, inti 1, inti 2, inti 3, lumayan sudah bisa menguasainya.. tetapi sewaktu menghadapi inti 4 yang berjingkrak-jingkrak dan aneh! aku udah urung deh latihannya…. hahahahahahaemoticon emoticonemoticonemoticonemoticonemoticonemoticonemoticonemoticonemoticonemoticonemoticonemoticon

aku udah mulai latihan dari hari ke hari, pukul ke pukul, minit ke minit, dan saat ke saat…. (walah kok hiperbola hehehehe

Materi dari guruku hanya sampai pemanasan, itu pun belum selesai……. jadi lumayan deh punya sangu hehehehehehehehehehhehehehehehe!!!!!

Good bye! 

Wow Great! Guys and Gals!

Filed under: Curahan Hati

I’m the fourth in the class XI IA 3in odd semester….. but I want to be the 1st in even semester!

bye! 

December 20, 2008

Kisi-Kisi Ujian Agama Islam Tanggal 22 Desember 2008

  1. Al-Fatir,35:32
  2. Al-Israa 26-27
  3. Iman yang benar menurut Al-Baqarah 177
  4. Sifat Wajib Bagi Rasul dan lawan kata dari sifat rasul
  5. Apakah yang dimaksud mukjizat?
  6. Siapakah Ulul Azmi? Apakah yang dimaksud Ulul Azmi?
  7. Q.S. Al-Ahzab 21
  8. Bolehkah mengimani rasul dibeda-bedakan (Al-Baqarah 285)?
  9. Nabi Isa As Ghulaman Zaliyah?
  10. Dosa kecil yang dilakukan dalam kehidupan?
  11. Melakukan sholat dapat mencegah perbuatan keji
  12. Syarat Utama Taubah
  13. Paruhan hasil sawah antar pemilik dengan penggarap dan benih dari pemilik?
  14. Paruhan hasil kebun?
  15. A meminjam uang Rp 10,000 dikembalikan kamis depan pada B, tetapi B minta tambahan 10% apakah boleh?
  16. Kerjasama bagi hasil jangan?
  17. Paruhan sawah sampai batas nisab dibebankan pada?
  18. A memilih baju. Pilih2 apa namanya?
  19. Bank Syariah
  20. Mudharabah
  21. Peninggalan di India
  22. Siapa raja pendiri Taj Mahal? Syah Jihan
  23. Kerajaan Mogul di India
  24. Kerajaan Ottoman didirikan= Jaya= Sultan Abu Fath Jalaludin Muhammad
  25. Kerajaan Ottoman terkenal di Bidang Militer namanya apa? 
  26. Pembaruan organisasi di militer dan pasukan khas Jenissari.
  27. Kerajaan Safawi di Iran Tarekatnya apa? Pasukan elit kerajaan safawi.

Kisi-Kisi Ujian Sejarah Tanggal 23 Desember 2008

-KOMPETENSI DASAR 1-

Teori-teori terbawanya agama hindu

Cerita Kerajaan Majapahit pada saat perang

Kerajaan Bali

Kepercayaan asli Indonesia

Nama Guru Besar Buddha

Ciri-ciri bangunan islam di awal Indonesia

Pendiri kerajaan hindu-buddha, dan Islam.

-KOMPETENSI DASAR 2-

Buku tentang History of Java

Sistem Sewa Tanah

Peninggalan Sang Penjajah Raffles

UU Agraria

Tugas Daendles

Perjanjian Inggris dan Belanda

Politik Etis

Tanam Paksa

-KOMPETENSI DASAR 3-

Tujuan Partai Parindra

Tujuan Muhammadiyah

Tujuan Budi Utomo

Pendiri Organisasi Pergerakan

Perubahan nama baru (partai dengan perpecahannya)

Latar Belakang Semua Partai (Pendiri, Tujuan, dan Latar Belakang)

Faktor Ekstern dari bangkitnya nasionalisme Indonesia 

December 12, 2008

Conversation Gambit 2

Filed under: Artikel Umum

Rezdy was dancing when melsa arrived at rezdy’s house.

Melsa  : “What are you doing?”

Rezdy   : “I’m Dancing”

Melsa  : “What’s Kinds of dance?”

Rezdy   : “Jejer Dance”

Melsa  : “where exactly the dance come from?”

Rezdy   : “Banyuwangi”

Melsa  : “Wow Great….”

Rezdy   : “What do you think about Jejer Dance?”

Melsa    : “In my opinion The dancers usually wears socks, and The most interesting part and caused the mystical impression in this dance there is incense on their crown.”

Melsa    : “What is the diffirence between Jejer and Remo?”

Rezdy     : “In My opinion  Remo adalah The dance that symbolised the behaviour of the Surabaya community that was hard, sharply in acting, and firm in behaving. But in Jejer Dance, Jejer dance usually was danced in the agenda welcome, and had the impression that tempted and mystical.

Rezdy is dancing with movement of Trisula  and Tribangga

Melsa    :  “Oh  Be careful with your back, slow down if you want to move with the movement Tribangga.”

Rezdy     : “Oh okay…”

Melsa is dancing with movement Nyekiting

Rezdy     : “Oh Melsa Be careful with your joints in the wrists. Slow down, like this”

Melsa is continuing jejer dance beautifully.

Rezdy     : “Ohhhh wonderful great. Wow Do you want to teach me jejer dance deeper?”

Melsa    : “I will teach you with pleasure”

Rezdy is continuing dance and melsa said..

Melsa    : “Wow great rezdy… you dance with full feeling..”

Rezdy     : “ oh thank you.”

Melsa    : “Do you want to join with me in group dance tonight?”

Rezdy     : “Oh I will do with pleasure”

Rezdy and Melsa are continuing Jejer Dance…..

               

December 6, 2008

Usaha dan Energi

Filed under: Physics


Usaha dan Energi

Usaha
Dalam kehidupan sehari-hari yang dimaksud usaha adalah segala sesuatu untuk mencapai suatu tujuan, akan tetapi usaha dalam Fisika dapat diartikan bahwa usaha merupakan proses perubahan energi.
Bila suatu gaya yang besarnya F bekerja pada sebuah benda sehingga benda tersebut berpindah sejauh s, besarnya usaha adalah : W = Fs

Energi Kinetik
Setiap benda yang bergerak mempunyai energi. Energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak disebut Energi Kinetik.
Jika sebuah benda massanya m dan bergerak dengan kecepatan v, maka besar energi kinetik benda ditulis dalam persamaan.

Ek = &frac12; mv2

Keterangan:
Ek = energi kinetik (joule)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (ms-1)

Usaha yang dilakukan pada sebuah benda sama dengan perubahan energi kinetik benda tersebut.

Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang timbul karena tempat atau kedudukannya.
Besarnya dirumuskan :

Ep = m g h

Keterangan:
Ep = energi potensial (joule)
g = percepatan gravitasi ( ms-2)
m = masa benda ( kg)
h = tinggi benda dari permukaan tanah (m)

Energi Mekanik
Energi mekanik adalah penjumlahan antara energi kinetik dengan energi potensial suatu benda. Dan ditulis dengan persamaan

Em = Ek + Ep
Em = &frac12; mv2 + m g h

Keterangan:
Em = energi mekanik (joule)
Ek = energi kinetik (joule)
Ep = energi potensial (joule)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer